Produksi MPV: Alasan Ekspor Mobil Di Indonesia Turun?

06/09/2017

Pasar mobil
Share this post:
Produksi MPV: Alasan Ekspor Mobil Di Indonesia Turun?
Disukai oleh masyarakat, mobil multipurpose verhicle (MPV) menjadi bintang di pasar otomotif dan banyak diproduksi di Tanah air. Namun, produksi banyak MPV membuat potensi ekspor mobil Indonesia stagnan.karena selera lokal ternyata tak disukai pasar dunia

Menurut Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto , total produksi mobil di Indonesia per tahun 1,2 juta unit sedangkan 1,1 juta di antaranya dijual di dalam negeri serta hanya sekitar 100 ribu mobil yang diekspor. Sementara itu, Thailand memproduksi 2 juta unit per tahun serta 1,2 juta di antaranya untuk pasar ekspor.

Sebabnya mobil MPV hanya laku di Indonesia. Sedan masih menjadi incaran terbanyak di pasar global, sebaliknya di Indonesia pasar sedan masih melempem.

Toyota Kijang Innova berwarna putih

Toyota Kijang Innova, salah satu mobil MPV terlaris di pasar otomotif Indonesia

“Mobil sedan hanya berkontribusi 3 persen dari produksi mobil Indonesia. Tingginya Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPN BM) sebesar 30 persen membuat tidak ada investor yang mau membangun industri mobil sedan di Indonesia “kata Jongkie di Jakarta hari Selasa, (29/8/2017)

Gaikindo telah merekomendasikan skema perubahan tarif pajak penjualan barang mewah (PPnBM) terhadap  mobil sedan dengan besaran antara 20 persen sampai 40 persen atau 20 persen sampai 25 persen. Kabarnya pajak sedan direncanakan  akan diturunkan tahun ini sehingga harga sedan lebih terjangkau.

>>> Untuk update berita baru tentang pasar mobil, klik di sini

Jongkie juga mengatakan, jangan hanya sekedar membuat adanya penurunan pajak, namun harus melihat nilai lebih dari itu.

 “Mesti kita lihat ujung paling kanannya apa, ekspor. Jadi kita mau menambah tadi Indonesia ini sebagai basis produksi, tidak hanya MPV, tapi tambah sedan, SUV, pick-up, supaya apa? Ujungnya tadi kita bisa ekspor,” tutupnya.

>>> Silahkan klik sini untuk update berita baru 

Share this post:
 
back to top