Prediksi Harga Toyota Fortuner dan Kijang Innova Bila Dapat Diskon PPnBM

16/03/2021

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Prediksi Harga Toyota Fortuner dan Kijang Innova Bila Dapat Diskon PPnBM
Berikut ini prediksi harga Toyota Fortuner dan Kijang Innova bila pemerintah jadi memberikan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah seperti model lainnya.

Pemerintah dikabarkan tengah mengkaji kemungkinan perluasan dan pendalaman program relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor.

Sebelumnya, diskon PPnBM memang sudah berlaku untuk kendaraan pada segmen 4x2 dan sedan yang memiliki kapasitas silinder di bawah 1.500 cc serta dirakit lokal dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 70%.

Toyota Fortuner

Fortuner dirakit dalam negeri dengan TKDN mencapai 75%

Pertimbangan perluasan diskon PPnBM kali ini akan menyasar mobil berkapasitas hingga 2.500 cc yang juga dirakit dalam negeri. 

"Kita sebetulnya tergetnya adalah untuk yang TKDN-nya 70% jadi memang 1.500 meskipun kemarin saya mendapatkan juga arahan dari presiden untuk menyampaikan kalau di atas 1.500 asalkan TKDN 70% bisa dipertimbangkan jadi kita sedang melakukan penyempurnaan, ini mungkin bisa sampai 2.500 cc," ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani saat Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR seperti dilihat Cintamobil dalam tayangan video Komisi XI DPR Channel, Senin (15/3/2021). 

Jika diperhatikan, tak banyak mobil dengan kapasitas lebih hingga 2.500 cc dirakit dalam negeri. Pun demikian yang memiliki TKDN 70%. Saat ini dua model mobil yang sudah jelas berkapasitas hingga 2.500 cc dengan TKDN 70 adalah Toyota Fortuner dan Kijang Innova. Dalam laman resmi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), tertulis bahwa TKDN Kijang Innova sebesar 85%. Sedangkan TKDN Toyota Fortuner sebesar 75%. 

Ini artinya peluang harga Toyota Fortuner dan Kijang Innova turun makin besar. Keduanya jelas memenuhi persyaratan tersebut. Sekadar informasi, saat ini Toyota Kijang Innova dikenakan PPnBM sebesar 20% sesuai dengan PP no. 41 tahun 2013 pasal 2 ayat 3. 

Kijang Innova

Innova Venturer juga bisa dapat diskon pajak

Sedangkan Toyota Fortuner tak semuanya dikenakan PPnBM 20%. Ada sebagian model Toyota Fortuner yang PPnBMnya 40% lantaran mengusung penggerak 4x4 seperti tercantum dalam Pasal 2 ayat 3 PP no.41 tahun 2013.
 
Bagaimana dengan harganya? Berikut ini Cintamobil berikan simulasi harga beberapa model Toyota Fortuner dan Kijang Innova bila mendapat diskon PPnBM hingga 0%. Perhitungan harga mobil baru yang mendapat PPnBM 0% dengan menggunakan rumus 'Harga OTR saat ini - (Dasar Pengenaan Pajak (DPP) x Pajak PPNBM 10%)' yang tercantum pada Permendagri No.1 tahun 2021 untuk beberapa model. 

>>> Mengintip Harga Toyota Fortuner vs Pajero Sport, Mana Lebih Murah?

1. Toyota Kijang Innova

Sekadar simulasi, harga Toyota Innova termahal ada pada model Venturer 2.0 M/T diesel saat ini dijual Rp 465.906.500. Dalam lampiran Permendagri tertulis bahwa Innova DP PKB Innova Rp 376.950.000 maka dengan rumus di atas, Innova Venturer 2.0 M/T diesel bisa mendapat potongan hingga Rp 75.390.000 menjadi Rp 390.516.500. 

Sedangkan untuk tipe terendahnya Innova 2.0 G M/T dengan harga Rp 328.400.000 dan DPP PKB Rp 268.800.000 bisa mendapat potongan Rp 53.760.000. Dengan demikian harga Toyota Kijang Innova 2.0 G M/T bisa Rp 274.640.000. 

Toyota Fortuner

Penurunan harga ini baru sekadar prediksi

2. Toyota Fortuner

Untuk Toyota Fortuner penurunan harganya bisa lebih besar lagi. Harga Toyota Fortuner terendah pada tipe 2.4 G 4x2 dijual Rp 502.000.000. Tipe ini memiliki DPP PKB senilai Rp 401.100.000, maka bila mendapatkan diskon PPnBM akan dipotong Rp 80.220.000. Ini menjadikan harga Fortuner Rp 421.780.000. Sementara varian 4x4 bila mengacu pada aturan perdana, tidak masuk dalam kriteria yang boleh menikmati diskon PPnBM. 

Tapi itu semua baru sekadar prediksi. Untuk keputusan resmi penurunan harga tentu menunggu arahan pemerintah dan perhitungan tersendiri dari para Agen Pemegang Merek. 

>>> Ketahui Dulu Pajak Mobil Fortuner Sebelum Memutuskan Membeli

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top