Sikap DPP Organda di Tengah PPKM Darurat

19/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
PPKM Darurat menyebabkan beban para pengusaha angkutan darat semakin berat karena penumpang semakin berkurang akibat pembatasan mobilitas masyarakat

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ditempuh pemerintah untuk  meredam penyebaran wabah Covid-19 yang semakin dahsyat belakangan ini. Salah satumya adalah mengurangi mobilitas masyarakat melalui persyaratan ketat untuk perjalanan yang diberlakukan di Jawa dan Bali serta  penyekatan dalam kota dan provinsi.

Pada sisi lain, pengetatan persyaratan perjalanan menyebabkan penurunan mobilitas masyarakat sehingga cash flow (pendapatan usaha) para pebisnis transportasi merosot drastis. Hal itu disampaikan oleh Ketua  Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organda (Organisasi Angkutan Darat), Adrianto Djokosoetono.   

>>> Contoh Surat Jalan STRP untuk Keluar Masuk Jakarta Selama PPKM Darurat

Perluasan Penyekatan  

gambar ppkm

Penyekatan mencakup provinsi Lampung, pulau Jawa dan pulau Bali  

Terkait wabah Covid-19 dan sekaligus antisipasi Hari Raya Idul Adha 2021, pemerintah menerapkan 1.065 titik penyekatan di provinsi Lampung, pulau Jawa dan pulau Bali yang  berlangsung pada 16-22 Juli 2021. Penyekatan ini menyebabkan para pengusaha  angkutan Antar Kota dan Provinsi (AKAP) semakin terpuruk. Menyikapi hal itu,  DPP Organda  mengingatkan janji bantuan pemerintah yang pernah disampaikan oleh Menko Perekonomian.  

Pernyataan Sikap

 gambar organda

DPP Organda mewakili kepentingan para pengusaha angkutan darat  

Sejalan kebijakan PPKM Darurat yang diterapkan pemerintah terhadap angkutan jalan, DPP Organda yang mewakili lewat Ketua Umum Adrianto Djokosoetono menyampaikan pernyataan sikap berikut; 

1. DPP Organda sudah menjalankan prosedur pengetatan persyaratan perjalanan untuk menekan laju penyebaran Covid-19  seperti kartu vaksin, tes PCR 2x24 jam atau tes antigen 1x24 jam. Penumpang juga wajib mengisi Electronic-HealthAlert Card (e-HAC) atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan selama melakukan perjalanan saat PPKM Darurat. DPP Organda menghimbau Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki data testing dan tracing sebagai  dasar pengambilan keputusan normalisasi industri transportasi nasional dan membantu pemulihan ekonomi.  

2. DPP Organda mengingatkan janji bantuan dan insentif yang disampaikan pemerintah melalui  Menko Perekonomian  beberapa waktu lalu. DPP Organda berharap bantuan, insentif dan kompensasi pemerintah bagi pengusaha dan pekerja transportasi. Semisal pinjaman baru (refinancing) dengan bunga murah setelah kebijakan relaksasi cicilan utang berakhir, keringanan pajak kendaraan. Sebelum penerapan PPKM Darurat, jumlah penumpang hanya mencapai 60% dari kondisi normal. Setelah PPKM Darurat, tingkat okupansi penumpang semakin menurun.  

3. DPP Organda berharap pemerintah untuk menindak tegas angkutan liar (angkutan tanpa ijin) yang mendulang keuntungan saat pandemi Covid-19. Konsumen berhak mendapatkan pelayanan prima dari angkutan resmi (angkutan berijin) dalam naungan  DPP Organda dan sudah memenuhi standar teknis pencegahan Covid-19.

>>> 1.038 Titik Penyekatan Tetap Berlaku Meski Ada Libur Idul Adha
 

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top