PPKM, Akronim yang Paling Meresahkan Tahun 2021

10/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
PPKM, Akronim yang Paling Meresahkan Tahun 2021
Artikel ini merupakan pendapat pribadi dari tim kami Purwananda 'Nanda' Budyandaka terhadap PPKM Darurat 2021 serta hubungannya dengan bepergian yang aman

PPKM, akronim yang paling meresahkan tahun 2021. Tak hanya itu, mungkin nanti juga akan muncul akronim lain yang berbeda dan akan membuat nyaris semua orang di Indonesia semakin merasa dibatasi. Pembatasan ruang gerak manusia apalagi sudah berlangsung lebih dari 1 tahun, tanpa disadari juga ternyata berperan banyak terhadap pola berpikir dan sudut pandang masyarakat.

PPKM & Drama Masyarakat

Hal seperti ini mudah sekali terlihat dari betapa sepinya kendaraan umum dan betapa padatnya jalanan ibukota meskipun dalam masa PPKM darurat. Ouch…! Sungguh miris rasanya ketika kondisi pandemi sedang berat-beratnya, tapi kebutuhan hidup sudah tak lagi terbendung. Kalangan masyarakat menengah ke bawah tentu akan berteriak dengan lantang merespon PPKM ini, “Kami juga butuh makan untuk hidup!”.

Foto PPKM

PPKM bisa memicu drama di masyarakat

Sangat sulit untuk ditentang saat kondisi ekonomi masyarakat kita masih banyak yang kesulitan. Pun begitu dengan kalangan atas, saya yakin semua orang saat ini sedang menahan emosi dan nafsunya yang membuat akhirnya menjadi kesal karena ketidakpastian sembari menunggu pandemi segera usai. Lantas seharusnya bagaimana kita menyikapi kondisi PPKM ini?

>>> Polisi Berikan Dispensasi Perpanjangan SIM di Masa PPKM Darurat

Saya kali ini harus setuju bahwa setiap manusia harus mengusahakan cara apapun untuk bertahan hidup. Yang masih harus berdagang, daganglah! Begitu pun untuk Anda yang mampu, ketika Anda masih harus keluar untuk bekerja, keluarlah! Silahkan bekerja, tapi pergilah dengan aman. Lalu bagaimana caranya?

Solusi Dan Aksi

Solusi aman saat PPKM? Tentu saja kendaraan pribadi. Anda terhindar dari kerumunan, tidak berdekatan dengan terlalu banyak orang, dan pastinya Anda punya kekuasaan penuh untuk mengatur kebersihan kendaraan dari virus. Mobil pribadi khususnya.

Keadaan ekonomi sedang susah kok malah beli mobil?! Kalimat ini sering sekali terdengar di telinga saya. Tapi yang memang mobil pribadi lah saat ini yang dapat menjadi solusi jika Anda harus keluar dan bekerja untuk bertahan hidup. Apakah hanya untuk kalangan mampu saja? Tidak juga kok, sekarang banyak sekali bertebaran tawaran sangat menarik untuk memiliki mobil dengan DP rendah, rendah sekali bahkan. Berapa? 20 juta? 30 juta? Ada kok yang hanya butuh 8-10 juta saja.

Harga segitu dapat mobil apa memang? Baru bos! Tapi Anda memang harus mengalahkan ego untuk tampil atau sekadar terlihat seperti orang kaya. LCGC, salah satu contohnya Toyota Agya. Anda bisa memilih tipe termurah yang hanya dilengkapi dengan fitur-fitur yang penting saja. AC dan headunit pasti sudah termasuk di situ, fitur kemewahan lain yang bahkan akan sangat jarang Anda gunakan sudah tidak penting lagi. 

Foto ilustrasi tentang Agya 2021

Toyota Agya 2021 merupakan mobil yang saya rekomendasikan menghadapi PPKM

Bagi Anda yang punya rezeki berlebih pun, sepertinya juga akan lebih bijak untuk memilih mobil seperti Toyota Agya saat masa PPKM seperti ini. Mobil ini memang didesain untuk memenuhi kebutuhan mobilitas Anda saja. Bukan yang paling nyaman, bukan juga yang paling banyak fitur, dan pastinya tidak akan membuat Anda terlihat kaya. 

Tapi Toyota Agya akan menjamin ketenangan Anda. Konsumsi bahan bakar irit, biaya perawatan murah, mobil baru seperti ini bergaransi hingga 3 tahun pasti bisa menjami Anda tidak akan banyak ‘jajan’ untuk membuat mobil ini berjalan, saat pandemi usai dan ekonomi berangsur membaik Anda bisa langsung menjual mobilnya untuk upgrade ke mobil yang lebih sesuai dengan yang Anda mau.

Selain itu, karena sebuah Toyota, harga jual tidak turun terlalu banyak dan yang pasti lebih mudah dijual karena banyak peminat. Anda tidak perlu berkorban nyawa, tidak juga menambah beban agar tetap dapat aman dan produktif di masa pandemi. Saya terdengar bijaksana ya? Bukan karena saya orang yang paling bijak, hanya keadaan terdesak (akan PPKM) yang dapat membuat kita mencari jalan keluar paling efektif.

>>> Mau beli Toyota Agya dan dapat promo menarik? Klik di sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Head of Content di Cintamobil.com   About Arfian Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebe
 
back to top