Positif Negatif DP 0 Persen Menurut Pedagang Mobil Bekas

29/08/2018

Pasar mobil
Share this post:
Positif Negatif DP 0 Persen Menurut Pedagang Mobil Bekas
Wacana pemberlakuan aturan baru DP 0 persen pada pembelian kredit kendaraan bermotor yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menuai tanggapan dari pelaku bisnis mobil bekas. Seperti apa tanggapannya?

Gambar kantor Otoritas Jasa Keuangan

OJK beri kewenangan perusahaan pembiayaan tawarkan kredit kendaraan bermotor DP 0 persen

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersiap menerbitkan regulasi revisi POJK No. 29/POJK.05/2014 mengenai penyelenggaraan usaha perusahaan pembiayaan dimana salah satu isinya memberi kewenangan bagi leasing atau perusahaan pembiayaan menawarkan pembiayaan kendaraan bermotor dengan DP 0 persen.

Aturan ini menuai banyak tanggapan dan komentar dari banyak pihak. Mulai dari agen pemegang merek, perusahaan pembiayaan hingga masyarakat luas. Ada yang terang-terangan mendukung dengan alasan bakal meningkatkan penjualan kendaraan bermotor. Tapi tak sedikit yang ragu-ragu dengan alasan bakal meningkatkan potensi kredit macet

Nah, tanggapan kali ini datang dari pedagang mobil bekas. Dikutip dari kompas.com, salah satu pedagang mobil bekas yang ditemui di kawasan Mangga Dua Square menilai fifty fifty. Ada sisi positifnya dan ada sisi negatifnya.

"Maksud saya, positifnya jadi banyak orang yang beli mobil, kalau negatifnya tidak semua leasing bisa menerapkan itu karena pasti leasing tertentu saja," tutur Arief akhir pekan lalu.

>>> Membeli Mobkas di APM Resmi, Apa Saja Keuntungannya?

Gambar deretan mobil bekas menunggu dibeli konsumen

DP 0 persen diyakini bakal gairahkan pasar mobil bekas

Pedagang mobil bekas lain, yaitu Rani yang punya diler di Bekasi juga menyampaikan tanggapan. Menurut Rani kalau memang jadi diterapkan satu sisi bakal bikin pedagang gembira sebab ada diyakini bakal ada peningkatan penjualan. Di sisi yang lain bakal ada efek yang dirasakan oleh konsumen, yaitu angsuran lebih besar.

"Sebab tidak ada uang muka, jadi beban cicilannya perbulan sudah pasti lebih tinggi lagi kalau dibandingkan dengan yang menggunakan uang muka," tutur Rani.

OJK sendiri menetapkan syarat ketat bagi perusahaan pembiayaan yang ingin menerapkan kebijakan DP 0% ini. Selain kondisi keuangan harus sehat perusahaan juga harus punya tingkat non performing finance (NPF) di bawah atau sama dengan 1%. Jika kedua syarat tersebut tidak bisa dipenuhi, sebaiknya tidak menawarkan kredit dengan DP 0 persen kepada konsumen.

>>> Membeli Mobil Bekas: Mengecek Transmisi Mobil Matic Bekas

Foto WTC Mangga Dua Jakarta

WTC Mangga Dua, salah satu pasar mobil bekas terbesar di Indonesia

>>> Berita terbaru dari dunia otomotif hanya di Cintamobil.com!

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top