Polisi Ubah Mobil Pelayanan Lalin Jadi Mobil Penanggulangan Covid-19

19/06/2021

Pasar mobil

3 menit

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengatakan mobil-mobil milik Satlantas Polri diubah jadi mobil penanggulangan Covid-19.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono merespons cepat lonjakan kasus COVID-19 pasca libur lebaran. Mobil-mobil pelayanan lalu lintas (Lantas) diubah peruntukannya secara situasional menjadi mobil penanggulangan Covid-19.

>>> Apes Banget! SUV Ini Masuk ke Lubang saat Terparkir, Hilang Dalam Hitungan Detik

Demi Kepentingan Menekan Penyebaran Laju Covid-19

Istiono mengatakan, mobil-mobil milik Satlantas Polri diubah menjadi mobil penanggulangan Covid-19 demi kepentingan menekan laju penyebaran virus tersebut di Tanah Air. Istiono berharap kasus Covid-19 dapat segera menurun.

“Seperti mobil keliling kita, ambulan kita, kemudian mobil Dikmas kita. Kita ubah untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penyebaran Covid-19 ini. Itu harapan kita. Semua dinamika terus kita ikuti, kita kawal agar Covid-19 bisa segera turun,” ucap Istiono seperti dikutip dari laman NTMC Polri.

Gambar menunjukan Covid-19

Virus Covid-19

Dia menyampaikan, saat ini terdapat 12 Provinsi dan 29 Kabupaten yang masuk zona merah. Sehingga, semua pihak harus saling bahu-membahu memperketat mobilitas.

“Kita mendirikan pos cek poin pengetatan ini. Kita sudah bangun 152 cek poin di zona zona merah. Kegiatannya adalah rapid test random secara gratis, kemudian kita bagi masker, sosialisasi kepada masyarakat,” tambah Istiono.

>>> Selesaikan Polemik Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Akan Dibongkar

Polda Metro Jaya Antisipasi Lonjakan 400 Persen Kasus Covid-19 di DKI Jakarta

Pasien yang terpapar positif covid-19 melonjak terjadi di wilayah Ibu Kota. Kondisi Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet pun makin ramai didatangi penyintas yang membutuhkan fasilitas isolasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus) menjelaskan RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta menerima kenaikan pasien sampai 400 persen dalam beberapa hari terakhir.

Gambar menunjukan Yusril

Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus

“Kita lihat kondisi Wisma Atlet jumlah pasien meningkat hampir 359 persen. Bahkan mendekati 400 persen dalam 10 hari terakhir ini. UGD Wisma Atlet penuh dan pasien terus berdatangan,” terang Kombes Pol Yusri.

Kombes Pol Yusri melanjutkan, tingkat ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Wisma Atlet sendiri sudah terisi sampai dengan 75,19 persen. Padahal tercatat sebelum lebaran bahwa ketersediaan tempat tidur di sana hanya 15 persen.

Adapun data Sabtu (12/05/2021) pagi, tempat tidur di Wisma Atlet hanya tersisa sekitar 24,8 persen atau 3/4 kapasitasnya telah terisi. Selanjutnya, pasien yang masuk tercatat sebanyak 661 orang.

>>> Mitos-mitos Ban yang Perlu Anda Ketahui

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top