Polisi Prediksi 400 Ribu Pemudik dari Sumatra Balik ke Jawa

20/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Polisi meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan arus balik mengingat masih sekitar 400 ribu pemudik dari Sumatra diprediksi bakal menyeberang ke Jawa.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan ketat di masa perpanjangan arus balik saat ini. Termasuk di Sumatra, mengingat ratusan ribu orang diprediksi bakal kembali ke Jawa. Dikhawatirkan pergerakan besar akan memicu tumbuhnya klaster penyebaran Covid-19.

400 ribu pemudik bakal menyeberang

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sekitar 400 ribu orang bakal menyeberang ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung.

"Sekarang kira-kira yang belum menyeberang masih ratusan ribu. Data dari Menhub kurang lebih 400 ribu," tutur Asops Kapolri Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., dikutip dari TribrataNews.Polri, (20/5/2021).

Pemeriksaan ketat dilakukan di seluruh titik penyekatan di Sumatra yang mengarah ke Jawa, termasuk di pelabuhan penyeberangan. Mereka harus menunjukkan surat bukti bebas Covid-19 dan surat izin perjalanan (SIKM). Tujuannya memastikan mereka semua bebas Covid-19.

Bagi pemudik yang tidak memenuhi persyaratan untuk balik ke Jawa akan diputar balikkan. Sedangkan yang lolos menyeberang tanpa pemeriksaan akan menghadapi penyekatan di Jawa.

>>> Dari 1,5 Juta Pemudik, Baru 22.000 yang Balik ke Jakarta

Foto Pos penyekatan di Lahat

Pos penyekatan beroperasi hingga 24 Mei mengawasi pemudik

"Polda Lampung terpantau dari Sumatera Selatan ada beberapa yang diputar balik. Jadi kita pecah konsentrasi di wilayah Lampung ini betul-betul. Kemudian sudah selesai yang di sana kita alirkan kesini," kata Imam.

Karenanya diimbau kepada para pemudik yang ingin melakukan perjalanan ke Jawa untuk mempersiapkan diri. Diharapkan juga untuk kooperatif saat dilakukan pemeriksaan demi memperlancar kegiatan operasi.

"Mohon ayo kita kerjasama khususnya masyarakat yang akan kembali arus balik untuk mematuhi semua imbauan masyarakat ini sehingga kita semua bisa menekan angka penyebaran korona," pungkasnya.

Perpanjangan penyekatan

Sebagaimana diketahui Operasi Ketupat resmi berakhir pada 17 Mei 2021. Namun Polri memperpanjang penyekatan arus balik lebaran 1442 H selama sepekan hingga 24 Mei 2021.

"Operasi Ketupat 2021, akan berakhir tanggal 17 Mei 2021. Sesuai Petunjuk arahan Bapak Kapolri (dalam) SR/930/V/PAM.3./2021 tanggal 16 Mei akan dilanjutkan dengan operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD)," kata Kepala Biro Pembinaan Operasional Staf Operasi Kapolri Brigadir Jenderal Roma Hutajulu dalam rapat koordinasi Satgas Covid-19, Minggu (16/5/2021).

>>> Penyekatan Arus Balik Diperpanjang Hingga 24 Mei

Gamba rmenunjukan Pemudik

Masih sedikit pemudik yang kembali ke Jakarta

>>> Ini Penyebab Anda Mudah Mengantuk dalam Perjalanan Jauh

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

 
back to top