Polisi Persilahkan Masyarakat Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei

15/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Polisi Persilahkan Masyarakat Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei
Mudik sebelum tanggal 6 Mei rupanya masih diizinkan pihak kepolisian. Namun Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menegaskan mudik setelah 6 Mei tetap dilarang.

Pemerintah sudah resmi melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halaman pada 6-17 Mei 2021.

Sejumlah jalan perbatasan bakal dijaga ketat guna mengantisipasi adanya warga yang nekat mudik. Jalan tikus pun tak luput dari penjagaan pihak kepolisian dan aparat terkait. Tapi perlu ditekankan larangan mudik hanya berlaku pada periode tersebut.

>>> Polisi Pastikan Tak Ada Masyarakat yang Bisa Lolos Mudik Tahun Ini

Mudik Sebelum Tanggal 6 Masih Diizinkan

kakorlantas

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan masyarakat yang mudik sebelum tanggal 6 Mei masih diizinkan. 

"Setelah tanggal enam mudik tidak boleh. Yang berbahaya ini kan berkumpul bersama-sama. Kerumunan bersama-sama ini akan meningkatkan penyebaran covid-19. Ini yang kita antisipasi," kata Istiono dikutip laman NTMC Polri, Kamis (15/4/2021). 

Bisa dibilang pernyataan polisi terkait mudik sebelum 6 Mei tersebut cukup berbanding terbalik dengan kenyataannya di lapangan. Sekadar informasi, pihak kepolisian diketahui tengah menggelar Operasi Keselamatan sejak 12 hingga 27 April. 

Operasi Keselamatan 2021 ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan mudik dari pemerintah. Kemudian setelahnya akan ada operasi ketupat dari tanggal 6 hingga 17 Mei. Istiono pun telah memastikan titik-titik penyekatan pada tahun ini digelar lebih banyak dari tahun lalu. 

Ia pun menjamin bahwa tak ada masyarakat yang bisa lolos mudik pada periode 6-17 Mei, termasuk dari travel gelap. Istiono juga sempat berujar bahwa akan ada penindakan tegas bila ada warga yang kedapatan mudik pada 6-17 Mei itu. 

“Saya sampaikan bahwa sebelum tanggal 6 ini kita sudah lakukan operasi keselamatan. Operasi keselamatan Itu bertujuan untuk mengingatkan sosialisasi untuk tidak mudik di tanggal 6 Mei sampai tanggal 17 Mei,” jelas Istiono. 

>>> Pengumuman! Masyarakat Dilarang Mudik 6-17 Mei 2021

333 Titik Penyekatan Siap Antisipasi Pemudik Nekat

mudik

Bakal ada pemeriksaan ketat yang dilakukan polisi pada tanggal 6-17 Mei 2021

Perlu diketahui, tahun lalu dibangun sekitar 146 titik, namun kali ini jumlahnya dua kali lipat lebih banyak yakni 333 titik. Istiono melanjutkan, antisipasi arus mudik yang paling berat ada pada jalur Jakarta menuju Jawa Barat. Jawa Barat menjadi tumpuan, nanti yang dari bangkitan dari Jakarta.

“Masalah ini semua karena empat moda transportasi kan di ditiadakan, dibatasi, hanya izin khusus saja yang bisa, maka semua akan beralih ke kendaraan pribadi dan roda dua. Oleh karena itu jalur alternatif, atau jalur arteri, menjadi tumpuan,” kata Istiono.

Kakorlantas menambahkan, dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah pun demikian dibangun hal yang serupa, termasuk bangkitan pergerakan yang ada di Jakarta menuju Sumatera.

“Ini nanti dari Jakarta menuju Banten juga harus dikelola dengan maksimal dan titik-titik daerah Jawa Timur kemudian sampai Bali harus kita kelola dengan maksimal,” pungkas Istiono.

>>> Daftar Kendaraan yang Masih Boleh Wara-wiri saat Ada Larangan Mudik

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top