Polda Metro Jaya Amankan 202 Travel Gelap Angkut Pemudik di Jalur Tikus

11/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya berhasil amankan sebanyak 202 travel gelap yang masih beroperasi angkut pemudik dengan memanfaatkan jalur tikus.

Selama tiga hari operasi khusus penegakan hukum, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dilaporkan telah mengamankan 202 travel gelap yang mencoba mengantarkan pemudik dari Jakarta ke Jawa. Mayoritas kendaraan travel gelap tersebut tertangkap di jalur-jalur tikus yang ada di perbatasan.

Gambar menunjukan larangan mudik

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya amankan travel gelap

>>> Pemilik Supercar Jarang yang Mau Asuransikan Mobilnya, Kenapa Ya?

“Dari kegiatan selama 3 hari tersebut, kami berhasil mengamankan 202 unit. Ini ada yang ditangkap di tol, jalur arteri, dan paling banyak terutama di jalur tikus,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Senin (11/5/2020) seperti dikutip dari laman NTMC Polri.

Kombes Pol Sambodo menegaskan, kegiatan ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan soal pengawasan di jalur tikus. “Jadi hampir sebagian besar ini ditangkap di jalur tikus, karena kita sudah mapping jalur tikus,” sambung Kombes Pol Sambodo.

>>> Modifikasi Lamborghini Urus Ini Sanggup Ciptakan Tenaga Hampir 1.000 Hp!

Gambar menunjukan Travel gelap

Selama empat hari sebanyak 202 travel yang masih bandel angkut penumpang resmi diamankan

Operasi khusus ini sendiri dilaksanakan sejak tanggal 8-11 Mei 2020. Kegiatan ini dilakukan oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres-Polres di wilayah perbatasan Jabodetabek. Kegiatan ini dilaksanakan secara hunting system dan ini sebagian besar kita amankan di jalur tikus.

Total ada 202 kendaraan yang diamankan selama 3 hari operasi khusus tersebut. Dari 202 kendaraan itu, polisi mengamankan 1.139 orang pemudik. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sendiri melaksanakan Operasi Ketupat Jaya 2020 dalam rangka mengamankan para pemudik. Sejak Operasi Ketupat dimulai pada 24 April 2020, masih banyak warga yang nekat mudik ke kampung halaman dengan menggunakan travel gelap maupun mobil pribadi.

>>> Gandeng ACT, Auto Club Banten Berbagi Sembako ke Masyarakat yang Membutuhkan

“Sampai hari ke-18 ini masih ada yang mencoba untuk mudik dan mash banyak juga oknum-oknum yang mengantarkan pemudik ke Jawa dan janjikan pasti lolos,” tutup Kombes Pol Sambodo.

Operasi Ketupat 2020 ini akan terus digelar sampai H+7 lebaran. Selama itu pula, polisi akan terus melakukan penyekatan terhadap pemudik.

>>> Berita terlengkap dari dunia otomotif hanya ada di Cintamobil.com

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top