Pinjam Teknologi MG, Wuling Almaz Hybrid Bisa Jadi Lebih Irit

26/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Beredar rumor bahwa Wuling tengah mempersiapkan Almaz Hybrid untuk diluncurkan pada akhir tahun ini. Kabarnya, mobil ini akan meminjam teknologi dari MG Hector.

Di negara asalnya, Wuling Almaz atau Baojun 530 belum pernah menggunakan teknologi elektrifikasi. Namun, jika melihat ke India, MG Hector terbilang sukses menggunakan sistem hybrid.

MG Hector merupakan saudara dari Almaz yang dipasarkan khusus untuk pasar India. Secara garis besar, Hector merupakan mobil yang sama dengan Baojun 530 atau Wuling Almaz.

Mesin Mild Hybrid MG Hector

MG Hector ditawarkan dalam beberapa varian, mulai dari mesin turbo diesel 2,0 liter hingga turbo bensin 1,5 liter. Namun, yang paling menarik tentu opsi mild hybrid yang menjadi opsi untuk mesin bensin Hector.

>>> Audi RS Q e-tron Diperkenalkan, Siap Taklukkan Gurun Pasir Arab

Gambar MG Hector Mild Hybrid

Wuling Almaz bisa meminjam teknologi hybrid dari MG Hector

Mesin Almaz Hybrid versi India tersebut menghasilkan tenaga 143 HP dengan torsi 250 Nm. Sistem tersebut menggunakan baterai 48V yang dapat memberikan 'tendangan' 20 Nm ketika dibutuhkan.

Kombinasi dari tiga fungsi utama termasuk engine auto start-stop, pengereman regeneratif dan E-Boost memastikan peningkatan efisiensi bahan bakar dan pengurangan emisi. Mobil tersebut dibekali transmisi manual 6-percepatan yang mengirimkan tenaga ke roda depan (FWD).

Bicara soal efisiensi bahan bakar, MG Hector dengan sistem mild hybrid dapat mencatat angka 15,81 km per liter. Cukup irit mengingat varian mesin bensin biasa mencatat efisiensi 14,16 km per liter untuk transmisi yang sama.

Kapan Diluncurkan di Indonesia?

Gambar MG Hector

Apakah mobil ini akan di-rebadge menjadi Wuling dalam waktu dekat?

Kabar peluncuran Wuling Almaz Hybrid sudah santer terdengar dari awal tahun ini. Awalnya, Almaz Hybrid dikabarkan untuk menggunakan sistem PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Namun, sepertinya PT SGMW Indonesia akan memilih langkah yang sudah terbukti di India.

>>> Hyundai Casper, Si 'Hantu Baik Hati' Saingan Toyota Raize dan Rocky

Mobil tersebut kabarnya akan diluncurkan pada akhir tahun 2021, namun sejauh ini kabar tersebut belum didukung oleh bukti di lapangan mengenai pengetesan mobil ini di jalanan.

Mengingat GIIAS 2021 yang kembali diundur di bulan November, apakah pameran otomotif tersebut bisa menjadi ajang pengenalan senjata pamungkas Wuling irit di Indonesia? Kita nantikan saja kelanjutannya.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.
 
back to top