Pertarungan Mobil Murah 7-Penumpang Makin Seru

26/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Artikel ini merupakan pendapat pribadi dari tim kami Michael 'Mike' Boerma terhadap pertarungan mobil murah baru dengan harga di bawah Rp 150 jutaan...

Keluarga Indonesia kini semakin beralih kepada mobil berkapasitas besar dengan ruang kabin yang luas. Mobil keluarga tujuh penumpang baru tentunya semakin terjangkau dengan adanya LCGC (Low Cost Green Car).

Mobil Murah Harga Rp 150 Jutaan

Contohnya Toyota Calya, yang bisa mengakomodir tujuh penumpang. Tapi tidak hanya itu, LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) asal China juga bisa menjadi pilihan, yaitu Wuling Confero DB sebagai trim termurah dari Confero.

Gambar promo Wuling Confero DB

Dengan Confero DB Wuling 'resmi' masuk ke pertarungan mobil murah 7-seaters

Kedua mobil tersebut memang mempunyai ukuran yang berbeda, tetapi Wuling Confero DB tidak masuk ke dalam kategori LCGC. Wuling Confero DB biasanya di jajarkan dengan Toyota Avanza ketika melihat data teknis, tetapi dengan harga yang mirip dengan Toyota Calya tipe G terbaru membuat menarik para konsumen.

Langsung Saja Kita Bandingkan Kedua 'Mobil Murah' Ini

Toyota Calya mempunyai kapasitas mesin yang lebih kecil, yaitu 1.197 cc ketika dibandingkan dengan Wuling Confero DB dengan kapasitas mesin 1.485 cc. Tetapi mesin dengan ukuran yang kecil membuatnya lebih irit dan cocok untuk penggunaan di dalam kota. Tidak hanya dalam kota saja, tetapi perjalanan luar kota juga tergolong sangat irit.

Gambar Toyota Calya G AT 2021

Dari segi harga bukan tidak mungkin Wuling Confero DB 'melawan' Calya

Ketika kita membahas soal desain, Toyota Calya memang memiliki desain yang lebih sporty, ramping dan kekinian, sedangkan Wuling Confero DB memiliki desain yang lebih kaku dengan bodi yang mengotak, tinggi dan bungkuk di bagian belakang, tetapi dengan desain seperti ini membuatnya sangat lega.

Foto tampilan depan Wuling Confero DB

Confero DB punya kabin lebih luas

Wuling Confero DB hanya di tawarkan di Indonesia dengan transmisi Manual yang menjadi salah satu faktor untuk konsumen kota besar berpikir ulang. Sedangkan Toyota Calya ditawarkan dengan transmisi Manual maupun Otomatis.

>>> Mobil Murah Dari Kacamata Penyuka Mobil Klasik

Rekomendasi Saya Adalah...

Perlu diketahui, kedua mobil ini memiliki plus dan minusnya tersendiri dari segi fitur, kenyamanan, kepraktisan dan performa. Satu hal yang pasti tak terlupakan adalah resale value dan jumlah peminatnya.

Gambar layout tempat duduk Toyota Calya

Format 7-penumpang pas untuk konsumen Indonesia

 

Ketika kita melihat pasar mobil bekas, Toyota Calya sanggup menahan harga bekasnya. Dari jumlahnya yang terlihat sangat banyak di jalanan menandakan banyaknya peminat mobil ini.

Foto Mike Cintamobil.com

Menurut saya pertarungan ini cukup seru...

Akan tetapi, jika ketika kita harus memilih antara Toyota Calya atau Wuling Confero DB, langkah paling baik adalah untuk test drive terlebih dahulu untuk mengetahui mobil yang mana yang lebih cocok untuk anda. Jangan terlalu berpikir kedepannya soal resale value, tetapi berpikirlah sebagai pengguna yang ingin menikmati mobil anda.

>>> Review Toyota New Calya 1.2 G 2019: Fitur Nambah Banyak, Cuman Lebih Mahal Rp 2 Juta...

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top