Pertamina Ingatkan Konsumen Utamakan Keselamatan di SPBU

26/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Pertamina Ingatkan Konsumen Utamakan Keselamatan di SPBU
Terbakarnya mobil carry pick up di sekitar area SPBU Warungkondang, Cianjur membuat Pertamina kembali ingatkan utamakan keselamatan di SPBU.

Sejak Jumat (23/10) pagi, SPBU 34.43225 Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat sudah  beroperasi melayani masyarakat pasca peristiwa kebakaran 1 unit mobil carry pick up pada Kamis (23/10) sore di sekitar area SPBU. PT Pertamina (Persero) kembali mengingatkan konsumen agar selalu mengutamakan keselamatan di SPBU.

>>> Pertashop Pertamina ke-8 di Sulawesi Tengah Hadir di Donggala

Gambar menunjukan Pertamina terbakar

Utamakan keselamatan saat mengisi SPBU

Pertamina Ingin Konsumen Periksa Keamanan Kendaraan

Unit Manager Communication, Relation & CSR Marketing Operation Region III Eko Kristiawan mengatakan, SPBU merupakan area berbahaya apabila konsumen tidak mengindahkan keselamatan. Di SPBU telah dipasang tanda-tanda untuk menjaga keamanan bersama, seperti himbauan untuk tidak membawa barang berbahaya yang dapat memicu terjadinya api, mematikan mesin kendaraan jika ingin mengisi bahan bakar, serta tidak melakukan panggilan telepon. Selain itu, juga tidak mengisi BBM selain ke tangki kendaraan dan tidak memodifikasi tangki BBM guna mengutamakan keselamatan di SPBU.

Eko menjelaskan, mobil carry pick up yang terbakar terindikasi merupakan pengecer LPG ilegal karena tidak terdaftar sebagai kendaraan pangkalan resmi LPG Pertamina. Padahal saat pengisian BBM, mobil carry tersebut membawa muatan lebih dari 30 tabung gas LPG. 

"Kami mengingatkan konsumen agar selalu memperhatikan peraturan keselamatan selama berada di area SPBU," jelas Eko. 

Eko menghimbau konsumen untuk memastikan keamanan kendaraannya sebelum memasuki area SPBU, terutama benda pemicu kebakaran.  Selain itu, Eko menambahkan, konsumen saat ini harus memperhatikan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19. Diantaranya, menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan setelah bertransaksi di fasilitas yang telah disediakan.

Pertamina juga menyediakan sarana pembayaran elektronik untuk konsumen yang ingin bertransaksi non tunai supaya menghindari kontak fisik melalui aplikasi My Pertamina. 

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pulau pompa di SPBU Warungkondang juga tidak mengalami kerusakan. Kami juga mengapresiasi tindakan Operator SPBU yang cepat tanggap dalam keadaan darurat,” tambah Eko.

>>> Mengenal Perbedaan Bahan Bakar Pertamax dan Pertalite

Gambar menunjukan Pegawai SPBU

Gunakan aplikasi MyPertamina untuk pembayaran non tunai

Pembayaran Non Tunai di MyPertamina Meningkat

Unit Manager Communication & CSR MOR V Jatimbalinus, Rustam Aji menyampaikan bahwa transaksi non-tunai dengan aplikasi My Pertamina juga dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT) yang dicanangkan Bank Indonesia sebagai pemegang kebijakan moneter.

“Selain itu, semenjak diberlakukannya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Pertamina telah melakukan protokol pencegahan COVID-19 di seluruh lini bisnis Perusahaan, salah satunya dengan menerapkan pemberlakuan transaksi non-tunai di SPBU sebagai tempat pelanggan setia produk Pertamina dalam transaksi BBM,” ujarnya.

>>> Temukan informasi mobil menarik lainnya hanya di Cintamobil.com

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top