Pertama Kali Diperkenalkan di India, Berikut Cara Kerja Teknologi 48V Smart Hybrid Suzuki

29/01/2020

Pasar mobil

4 menit

Pertama Kali Diperkenalkan di India, Berikut Cara Kerja Teknologi 48V Smart Hybrid Suzuki
Teknologi 48V Smart Hybrid Suzuki ini diprediksi akan menggantikan teknologi mild hybrid yang sempat diaplikasikan pada mesin 1.3L DDiS pada Ertiga diesel

Teknologi 48V Smart Hybrid Suzuki dipastikan akan diperkenalkan ke publik India dalam ajang Auto Expo 2020 yang berlangsung pada tanggal 7-12 Februari mendatang. Teknologi yang memiliki nama lengkap 48V Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SVHS) ini diprediksi akan menjadi babak baru perkembangan mobil ramah lingkungan untuk pabrikan berlambang huruf ‘S’ tersebut. Setelah Eropa, India dikabarkan menjadi negara pertama yang akan mengadopsi teknologi smart hybrid tersebut pada beberapa lini produk Maruti Suzuki.

Foto cara kerja teknologi 48V Smart Hybrid Suzuki

Teknologi smart hybrid terbaru ini akan menggantikan mild hybrid yang telah digunakan oleh Suzuki di beberapa modelnya

>>> Grab Ingin 500 Taksi Mobil Listrik untuk Bandara Mengaspal Tahun Ini

Suzuki mengembangkan teknologi smart hybrid ini pada fasilitas mereka yang terletak di Hamamatsu, Jepang. Teknologi 48V Smart Hybrid Suzuki ini dapat dibagi dalam tiga elemen utama. Elemen pertama adalah sistem 48V Integrated Starter Generator (ISG) yang terdiri dari tiga komponen utama, yakni alternator, electric motor dan starter motor. Elemen kedua adalah penggunaan 48V Lithium-ion battery pack yang diletakkan di bawah jok penumpang depan. Terakhir adalah sebuah konverter yang dapat mengubah arus listrik 48 Volt ke 12 Volt untuk menyuplai kebutuhan listrik pada beberapa on-board modul elektrik.

Foto teknologi smart hybrid pada Suzuki Swift

Teknologi smart hybrid Suzuki ini telah digunakan pada Swift untuk pasar Eropa

>>> Mengungkap Fitur Toyota Corolla Altis HEV, Sedan Ramah Lingkungan Toyota

Kelebihan pertama dari teknologi Smart Hybrid Suzuki adalah bobotnya yang hanya berkisar 45 kilogram. Namun di balik itu, sistem smart hybrid ini mampu menghasilkan tenaga ekstra sebesar 10 hp dan torsi sebesar 50 Nm. Cara kerja utamanya adalah untuk menampung energi regeneratif yang dihasilkan ketika mobil melakukan deselerasi dan pengereman, idle start-stop dan membantu mesin konvensional ketika dibutuhkan lewat fitur Torque-Fill Control dan Torque Boost.

Kelebihan kedua dari smart hybrid Suzuki ini adalah fitur Electric Motor Idling yang memiliki fungsi untuk menggantikan kerja mesin ketika sedang idling (RPM 1.000) dan ketika berjalan dengan kecepatan di bawah 16 km/jam dengan elektrik motor. Hasilnya, Suzuki mengklaim teknologi smart hybrid milik mereka ini mampu memberikan konsumsi bahan bakar lebih efisien sekitar 15 persen dan mampu menghasilkan emisi karbon lebih rendah, yakni sekitar 20 persen.

>>> Temukan berbagai mobil dengan kualitas prima di sini

Teknologi rumor 48V Smart Hybrid Suzuki pada Ertiga

Ertiga kemungkinan besar juga akan mendapatkan teknologi smart hybrid untuk varian dieselnya

Suzuki sendiri sudah mengaplikasi teknologi smart hybrid mereka ini pada mesin K14D Bossterjet yang digunakan pada Suzuki Swift Sport, S-Cross dan Vitara untuk pasar Eropa. Namun untuk pasar India, Maruti Suzuki diprediksi akan mengawinkan teknologi 48V Smart Hybrid dengan mesin 1.3L DDiS seperti pada model Swift, Ertiga, Ciaz dan Ertiga diesel varian diesel yang sempat dihentikan produksinya pada pertengahan 2019 lalu. Suzuki juga disebut-sebut sedang mengembangkan teknologi full hybrid yang rencananya akan diaplikasikan pada Ciaz dan sebuah crossover 7 penumpang yang rumornya tak lama lagi akan hadir di tengah publik India.

>>> Klik di sini untuk berita otomotif lainnya

 
back to top