Pertama Kali di Dunia VW Ciptakan Robot Pengisi Baterai Mobil Listrik

30/12/2019

Pasar mobil

3 menit

Pertama Kali di Dunia VW Ciptakan Robot Pengisi Baterai Mobil Listrik
Era elektrifikasi makin mudah, Volkswagen tengah mengembangkan robot pengisi baterai mobil listrik yang bisa mengisi baterai tanpa campur tangan manusia.

Dunia otomotif tengah berkembang ke arah elektrifikasi. Para produsen terus berinovasi, tidak hanya menyiapkan produk terbaik, tapi juga produk paling sesuai kebutuhan konsumen. Yang terbaru, Volkswagen tengah menciptakan robot bergerak yang bisa mengisi baterai mobil listrik.

Foto menunjukkan Robot pengisi baterai mobil listrik VW sedang melakukan aksinya

Robot canggih pengisi baterai mobil listrik buatan VW

Lebih praktis

Dalam rilis resminya disebutkan robot pengisi baterai mobil listrik ini bekerja sesuai intruksi aplikasi V2X communication. Robot akan melakukan semua pekerjaan pengisian mulai dari membuka tutup soket pengisian, menghubungkan ke colokan ke port pengisian hingga menunggu proses pengisian selesai lalu melepaskan soket dari port. Seluruh proses dilakukan tanpa campur tangan pengendara, selain melakukan perintah melalui aplikasi pengisian.

Menurut Kepala Pengembangan Komponen Grup Volkswagen, Mark Möller, robot pengisi baterai ini bakal menjadi cara baru mengisi ulang baterai mobil listrik yang lebih praktis. Selain tidak memerlukan tempat luas dan permanen, juga lebih mudah karena pengecasan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. "Robot pengisian daya mobile akan memicu revolusi dalam hal pengisian daya di berbagai fasilitas parkir, seperti tempat parkir multistorey, ruang parkir, dan tempat parkir bawah tanah karena kami membawa infrastruktur pengisian daya ke mobil dan bukan sebaliknya," tutur Mark.

>>> Mobil Tanpa Sopir Volkswagen Siap Jadi Transportasi FIFA World Cup 2022 Qatar

Gambar Grafis robot pengisian baterai mobil listrik buatan VWGambar Grafis robot pengisian baterai mobil listrik buatan VW

Robot pengisian baterai mobil listrik buatan VW punya banyak kelebihan

Sebagai pendukung agar fungsi otonomnya berjalan dengan baik robot dilengkapi dengan kamera, laser scanner, dan sensor ultrasonik. Robot akan melakukan diagnosa lokasi untuk membaca seberapa luas lokasi yang ada, kemudian membawakan perangkat berupa gerbong penyimpanan energi ke dekat kendaraan untuk kemudian menghubungkan dengan kendaraan dan melakukan pengisian seperti tersebut di atas. Setiap gerbong bisa menyimpan energi listrik sekitar 25 kWh dan mendukung pengisian cepat DC hingga 50 kW.

>>> Sedang cari mobil? Cek sini dulu yuk

Jika harus mengerjakan pengisian lebih dari satu kendaraan, robot akan melakukannya selagi gerbong pertama dalam proses pengisian. Robot akan melakukan cara yang sama dilakukan pada kendaraan pertama namun dengan gerbong yang berbeda, kemudian akan kembali menunggu proses pengisian kendaraan pertama.

Elektrifikasi Volkswagen

Volkswagen merupakan salah satu merek mobil tersukses di dunia. Bukan hanya dalam hal menjual produk mobil konvensional, tapi juga sukses menjual produk mobil listrik. Sejak peluncuran e-Up! tahun 2013 sampai Desember 2019 VW telah menjual lebih dari 250.000 unit.

Ada beberapa line up mobil listrik yang saat dimiliki Volkswagen seperti e-Golf, Golf GTE, Passat GTE, Passat Variant GTE, Passat PHEV, Tiguan PHEV, e-Bora, e-Lavida, e-Up!, dan VW ID.3 yang diluncurkan di Frankfurt Motor Show 2019. Unit ke 250.000 adalah VW e-Golf warna Pure White yang dibeli Sandra Fleischer dari Kota Herne, Jerman.

>>> Review Volkswagen ID.3 2019: Pembuka Fase 3, Mobil Listrik Terpenting Volkswagen

Foto menunjukkan Unit ke 250.000 mobil listrik VW diserahkan kepada konsumen

Penjualan mobil listrik telah melampaui angka 250.000 unit

>>> Berita mobil terlengkap bisa Anda dapatkan di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top