Perpres Mobil Listrik Segera Terbit, Ini Tanggapan Toyota

31/07/2019

Pasar mobil

2 menit

Presiden Jokowi akan merilis Peraturan Presiden (Perpres) tentang mobil listrik dalam waktu dekat. Diharapkan dengan adanya Perpres ini bisa memajukan industri otomotif Indonesia. Sebagai pabrikan terbesar di Indonesia, PT Toyota Astra Motor (TAM) pun memberi tanggapan mengenai kendaraan masa depan ini. Apa pendapatnya?

Mobil listrik semakin bervarian produk yang ditawarkan oleh para agen pemegang merek (APM) di Indonesia. Teknologi yang disematkan pada produk-produk mobil ramah lingkungan ini pun bervariasi. Mulai dari Hybrid yakni kombinasi dengan mesin konvensional, hingga murni bertenaga listrik.

>>> Ini pendapat kami mengenai Toyota Prius PHV GR Sport 2019 

Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto memaparkan tanggapan Toyota terhadap akan hadirnya Perpres mobil listrik ini. “Semua APM termasuk Toyota pasti akan mendukung semua kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri otomotif di tanah air. Oleh karena itu, saya yakin kebijakan pemerintah mengenai mobil listrik juga akan mendongkrak industri otomotif, termasuk investasi didalamnya,” ujarnya.

Toyota Prius dibedah saat GIIAS 2019

Toyota Prius menjadi salah satu produk mobil listrik dengan teknologi Hybrid yang dijual di Indonesia

Pria yang akrab disapa Suryo ini menilai masih banyak orang salah menafsirkan mobil listrik (electric vehicle/EV). Menurutnya, dalam dunia otomotif ada 4 kategori untuk mobil listrik, yaitu Hybrid, Plug-in Hybrid, Battery dan Fuel Cell. Dari 4 kategori tersebut, menurut Suryo mobil dengan teknologi Hybrid dan Plug-in Hybrid menjadi solusi jangka pendek.

>>> Selain Wuling dan DFSK, Pabrikan China Ini Siapkan Kendaraan Listrik Untuk Pasar Indonesia

“Mempertimbangkan dilema antara ketersediaan kendaraan EV dan Infrastrukturnya, maka saya melihat Hybrid EV dan Plug-In Hybrid EV sebagai solusi jangka pendek,” paparnya. Adapun alasan dua teknologi tersebut sebagai yang cocok di Indonesia karena bisa merealisasikan visi dan misi penurunan gas buang CO atau penggunaan BBM tanpa memperdebatkan adanya infrastruktur atau tidak.

Logo Plug-in Hybrid pada Toyota Prius

Plug-in Hybrid merupakan salah satu mobil listrik yang menggabungkan mesin konvensional

Namun Suryo juga berharap dalam jangka panjang, APM bersama pemerintah akan merealisasikan solusi berikutnya untuk penurunan gas buang CO dan penggunaan BBM. Caranya adalah melalui teknologi yang lebih mutakhir yakni mobil listrik Battery dan Fuel Cell yang lebih ramah lingkungan. Suryo pun yakin anak-anak muda seperti halnya anak Presiden Jokowi, Kaesang dan Gibran peduli dengan hadirnya teknologi mobil listrik.

>>> Temukan pilihan mobil idaman Anda di sini

>>> Ikuti terus berita otomotif terupdate dan terlengkap hanya di situs Cintamobil.com

 
back to top