Pernah Moncer Di Masa Lampau, Pamor Nissan Grand Livina Kian Meredup

27/08/2018

Pasar mobil
Share this post:
Pernah Moncer Di Masa Lampau, Pamor Nissan Grand Livina Kian Meredup
Nissan Grand Livina pernah mengalami masa-masa kejayaan di awal kehadirannya. Kini secara perlahan medium MPV andalan Nissan itu mulai dijauhi konsumen dan kian meredup.

Industri otomotif berkembang dengan cepat. Para produsen dituntut untuk lebih berinovasi dan bisa menghadirkan model-model terbaru yang lebih canggih bila tak ingin tergilas persaingan. Konsumen kini makin cerdas, kalau ada model terkini mengapa harus memilih model yang monoton. Mungkin itu yang kini dialami Nissan Grand Livina. Mobil yang pernah moncer di awal peluncurannya tahun 2008 ini dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan penjualan hingga kini.

Foto keren Nissan Grand Livina tampak samping depan

Nissan Grand Livina dibekali mesin 1.500 cc 4 Cylinder Inline, 16 Valve, DOHC and Twin VTC (Variable-Valve Timing Control)

Data penjualan yang tercatat di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) bulan Juli 2018 Nissan Grand Livina hanya terjual sebanyak 73 unit saja. Selisih 29 unit lebih rendah dibanding bulan Juni 2018 yang terjual sebanyak 102 unit.

Ditarik ke belakang, menurunnya Nissan Grand Livina ini sudah dimulai sejak tiga tahun silam, yaitu tahun 2015. Bila tahun sebelum-sebelumnya bisa terjual puluhan ribu unit, tahun 2015 turun jadi ribuan unit. Tahun 2014 terjual 15.716 unit, tahun 2015 turun jadi 8.283 unit.

Di tahun 2018 ini, dari Januari hingga Juli Nissan Grand Livina sudah terjual sebanyak 2.055 unit. Angka itu jauh lebih rendah dibanding model baru merek China, Wuling Cortez yang terjual sebanyak 3.686 unit pada periode yang sama dengan perincian Cortez 1.8 sebanyak 3.382 unit dan Cortez 1.5 sebanyak 304 unit.

>>> Review dan Spesifikasi Lengkap Nissan Grand Livina 2018

Foto Wuling Cortez tampak samping depan

Penjualan Wuling Cortez lebih unggul dibanding Nissan Grand Livina

Segmen medium MPV secara perlahan memang mulai ditinggal konsumen. Mereka banyak yang beralih ke low MPV yang harganya relatif lebih rendah. Terlebih low MPV sekarang desainnya makin keren serta kenyamanan yang meningkat pesat.

Bila ada yang masih sangat kokoh di segmennya Nissan Grand Livina ini, maka itu adalah Toyota Innova. Kehadiran Wuling Cortez awal tahun 2018 ini belum sedikitpun menggoyahkan posisi Innova sebagai pemimping pasar meski secara penjualan Cortez mengalami peningkatan.

>>> Lima Bulan Pertama 2018, Penjualan Mobil Nissan Global Turun 1,8 Persen

>>> Cari mobil Nissan, di sini tempatnya dengan ribuan koleksi!

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.