Hati-hati, Ada Perbaikan Jalan di Dua Lokasi Tol Jakarta-Cikampek

28/02/2021

Pasar mobil

3 menit

Perbaikan jalan berupa rekonstruksi rigid pavement dilakukan Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) pada ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 10+ dan Km 24+.

Rutinitas pemeliharaan seperti perbaikan jalan tol dilakukan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), PT Jasa Marga (Persero). Hal ini untuk menjaga kualitas jalan, meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengendara, serta memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dan kali ini, pemeliharaan dilakukan di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 10+ dan Km 24+.

Pekerjaan di dua lokasi

Untuk pekerjaan dilakukan PT Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) selaku pengelola bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) di 2 lokasi selama 7 hari. Dimulai Sabtu, 27 Februari 2021 pukul 19.00 WIB hingga Jum’at, 5 Maret 2021 pukul 08.00 WIB. Adapun total panjangnya area perbaikan jalan mencapai 164 meter, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Simpang Susun Cikunir Km 10+350 dari arah Rorotan menuju Cikampek dan Pertemuan dari arah Cakung dan Rorotan menuju Cikampek dengan total panjang penanganan 150 meter. Di area ini pekerjaan dimulai hari Sabtu, (27/2/2021) pukul 19.00 WIB s.d Rabu (03/3/2021) pukul 10.00 WIB.
  2. Km 24+200 hingga Km 24+342 lajur 2 arah Cikampek dengan total panjang penanganan 114 meter. Di area ini pekerjaan dimulai hari Minggu (28/2/2021) pukul 21.00 WIB hingga Jum'at (05/3/2021) pukul 08.00 WIB.

>>> Agar Tetap Aman, Berikut Tips Menghadapi Pembangunan Infrastruktur di Jalan Tol

Gambar Lokasi perbaikan jalan Tol Jakarta Cikampek

Pekerjaan perbaikan jalan tol dilakukan selama sepekan

Antisipasi kepadatan

Mengantisipasi risiko kemacetan atau kepadatan yang timbul akibat pekerjaan perbaikan jalan tersebut, pihak Jasa Marga menyiapkan langkah-langkah mitigasi dan pengaturan lalu lintas. Diantaranya memberlakukan skema buka tutup lajur (contra flow) sebagian lajur dan mempersempit area kerja. Untuk kedua mitigasi itu Jasa Marga berkoordinasi dengan Kepolisian dalam hal ini Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO).

Dihimbau kepada pengguna jalan untuk mengerti informasi ini dengan baik agar lebih bisa mempersiapkan diri sebelum memasuki tol. Terlebih Jasa Marga juga melakukan sosialisasi melalui media-media luar ruang seperti spanduk, dan Variable Message Sign (VMS) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dan arah Jakarta.

Sebagai informasi, Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi syarat utama penyelenggaraan jalan tol yang harus dipenuhi BUJT seperti Jasa Marga. Standar ini memiliki 6 unsur, salah satu Kondisi Jalan. Ada 3 indikator yang harus diperhatikan, yaitu Kekesatan, Ketidakrataan, dan Tidak ada Lubang.

  • Kekesatan. Tingkat kekesatan jalan tol diukur dengan menggunakan alat Mu-meter. Standar yang harus dipenuhi adalah lebih dari 0.33 Mu.
  • Ketidakrataan. Ketidakrataan berkaitan erat dengan tingkat kenyamanan dalam berkendara, adapun tolak ukur yang digunakan untuk aspek ini adalah besaran International Roughness Index (IRI) yang harus kurang dari atau sama dengan 4 m/km.
  • Tidak ada lubang. Pemantauan terhadap kondisi tidak ada lubang dilakukan secara visual yang meliputi pengamatan terhadap alur, retak, amblas, pelepasan butir gelombang, lubang serta rusak tepi/tambalan. Kondisi yang disyaratkan adalah 100% tidak ada lubang.

>>> Mengenal Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol

Foto jalan tol Jakarta-Cikampek rusak

Pemeliharaan jalan tol wajib dilakukan agar memenuhi Standar Pelayanan Minimal

>>> Temukan informasi mobil menarik lainnya hanya di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top