Peraturan Ganjil-Genap Jalanan Ibu Kota Diresmikan, Apa Efeknya?

04/01/2019

Pasar mobil
Peraturan Ganjil-Genap Jalanan Ibu Kota Diresmikan, Apa Efeknya?
Seperti yang kami sudah beritakan sebelumnya, bahwa peraturan ganjil genap di jalanan ibu kota sudah diresmikan melalui peraturan gubernur. Lalu apa efeknya?

Berkaca dari penerapan peraturan pelat nomor ganjil genap yang sukses mengurangi kepadatan lalu lintas di ibu kota Jakarta sejak event Asean Games 2018 lalu. Pemerintah DKI Jakarta melalui gubernur terpilihnya Anies Baswedan melakukan aturan perpanjangan peraturan ganjil genap. Hal ini didasari berdasarkan hasil evaluasi pemda DKI Jakarta, bahwa penerapan pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap pada tahun 2018 sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 106 Tahun 2018 berdampak positif pada peningkatan efisiensi dan efektivitas penggunaan ruang jalan. Lalu, apa efeknya peraturan ganjil genap ini? Setidaknya akan ada 3 efek ke pasar mobil. Berikut ini hasil penelusuran tim Cintamobil.com.

1. Penjualan Mobil Bekas Akan Terdongkrak

Tampak Mobil Bekas Suzuki merah dijual

Penerapan perpanjangan peraturan ganjil genap akan berdampak positif ke permintaan mobil bekas

Efek ke pasar mobil akan peraturan ganjil genap yang pertama ini adalah penjualan mobil bekas akan terdongkrak. Hal ini ditengarai oleh kebiasaan masyarakat yang belum biasa menggunakan angkutan umum dalam bepergian. Alasannya bisa bermacam-macam, meragukan faktor keamanan, tidak praktis maupun faktor lebih mahal ongkos yang dikeluarkan. Terbukti, dari penelusuran kami ke beberapa pedagang mobil bekas rekanan kami, rata-rata mereka bilang jika karakter pembeli mobil bekas menanyakan faktor pelat nomor terlebih dahulu, selain kondisi mobil. Efeknya sudah tentu efek peraturan ganjil genap ke pasar mobil akibat aturan ini penjualan mobil bekas akan terdongkrak.

>>> Ini dia, bocoran terkini sportscar Toyota paling hot di 2019

>>> Baca juga: Manfaatkan Peraturan Ganjil-Genap, Dealer Tawarkan Konsumen Bebas Pilih Nopol

2. Kereta Listrik Akan Makin Diminati, Dan Biaya Parkir Akan Semakin Diperhitungkan

Tampak KRL commuter line

Mode transportasi berbasis rel seperti KRL Commuter Line akan semakin diminati sebaliknya biaya parkir akan semakin diperhitungkan

Saat ini, bisa dibilang kereta listrik alias commuter line adalah mode transportasi yang sangat diminat oleh kaum urban. Sebab, mode transportasi ini tidak akan terdampak kemacetan lalu lintas yang menjengkelkan. Namun, ternyata hal ini juga ber-efek ke pasar mobil pasca ditetapkannya peraturan ganjil genap di Jakarta. Karena biaya parkir akan semakin diperhitungkan. Coba Anda hitung, jika biaya parkir per-jamnya Rp 5 ribu, Anda rata-rata parkir 7 hingga 8 jam per hari. Anda harus mengeluarkan uang per harinya antara Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu. Tentunya biaya ini akan semakin memberatkan biaya pengeluaran Anda, dan otomatis hal ini akan ber-efek negatif ke pengeluaran Anda yang semakin membengkak.

>>> Begini pendapat kami terhadap mobil yang mengantar Sebastian Ogier menjadi juara dunia reli 2018

>>> Baca juga: Resmi Sudah, Sistem Ganjil Genap Di Jakarta Diperpanjang Mulai 2 Januari 2019

3. Kredit Mobil Baru DP Rendah Akan Semakin Diminati

Tampak Promo Daihastsu Ayla DP Rendah

Promo kepemilikan kendaraan DP rendah dengan angsuran ringan akan semakin diburu oleh konsumen

Tidak semua orang mampu membeli mobil secara cash. karena lagi-lagi tidak semua orang sanggup serta mau mengeluarkan uang dalam jumlah besar dalam sekali transaksi. Hal ini akan ber-efek kepada kredit mobil baru dengan DP rendah serta angsuran rendah akan semakin diminati. Ada saja mobil yang ditawarkan dengan DP Rp 5 juta, dengan angsuran menggiurkan. Hal ini secara otomatis akan menjadi efek diberlakukannya peraturan ganjil genap di jalanan ibu kota Jakarta, karena orang akan cenderung menambah mobil demi mengakali peraturan ganjil genap.

>>> Mau cari mobil bekas dengan harga bagus? Lihat disini, pilihannya sangat lengkap dan banyak

>>> Berita terlengkap dari dunia otomotif hanya ada di Cintamobil.com

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top