Peraturan Baru di Malaysia: Pelanggan Cuci Mobil Harus 2 Kali Vaksin

16/08/2021

Pasar mobil

2 menit

Membuka kembali beberapa layanan seperti dealer hingga tempat cuci mobil, pelanggan tempat cuci mobil di Malaysia disebutkan harus mendapatkan dua kali vaksin.

Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassn telah mengumumkan relaksasi ekonomi untuk semua negara bagian. Penerapan relaksasi ekonomi ini terkain dengan perjalanan dan makan malam serta pelanggan yang akan mengunjungi dealer mobil. Termasuk mereka yang ingin mengunjungi tempat cuci mobil.

Harus dua kali vaksin

Dilansir dari Paultan, pemerintah Malaysia mengharuskan semua penduduk untuk mendapatkan vaksin untuk mengatasi penyebaran pandemi COVID-19. Pemerintah pusat akhirnya membuka beberapa layanan yang berhubungan dengan perjalanan dan aktivitas ekonomi lainnya.

dealer mobil MINI di Malaysia
Pengguna cuci mobil diharuskan dua kali vaksin

>>> MotoGP Malaysia Bisa Kembali Dibatalkan di Tahun Ini karena Covid-19

Untuk itu, semua negara bagian yang mendapatkan relaksasi harus memiliki tingkat vaksinasi 50% dan pelanggan yang datang diharuskan mendapatkan vaksinasi penuh, artinya dua dosis vaksin dan 14 hari setelah pemberian vaksin dosis kedua, atau 28 hari untuk pengguna vaksin Pfizer, AstraZeneca, atau Sinovac.

Peraturan ini berlaku mulai dari tanggal 16 Agustus dengan layanan yang dibuka kembali termasuk usaha cuci mobil dan bengkel aksesoris mobil. Guna membuka kembali industri otomotif yang sempat terpukul akibat lockdown yang berlangsung di Malaysia, maka setiap pelanggan diharuskan mendapatkan dua kali vaksin.

>>> Pengguna Mobil Pribadi Wajib Membawa Kartu Vaksin

Pabrik dibuka kembali

Untuk meningkatkan perekonomian, Perdana Menteri juga mengungumkan bahwa pabrik-pabrik dalam kategori non-esensial untuk melanjutkan operasi. Kapasitas operasi disesuaikan dengan tingkat vaksinasi dari staf yang ada. Bagi pabrik dengan tingkat vaksinasi 40%-59% diperbolehkan operasi 60%, sedangkan perusahaan dengan vaksinasi 80% ke atas diperbolehkan beroperasi 100%.

pabrikan mobil yang ada di Malaysia
Pabrik di Malaysia diperbolehkan untuk beroperasi kembali

Malaysia sendiri sudah mendapatkan 44,5% penduduk berusia dewasa yang menerima vaksinasi penuh, hanya kalah dari Singapura dengan lebih dari 70% penduduk dewasa mendapatkan vaksin kedua. Sebagian besar negara bagian di Malaysia sudah mendapatkan lebih dari 30% penduduk dengan vaksinasi kedua.

Angka tersebut memang terbilang tinggi jika dibandingkan dengan Indonesia. Pemerintah Indonesia sendiri menyebutkan bahwa vaksinasi dosis pertama mencapai 25,75%, tercatat lebih dari 53 juta orang, sedangkan tingkat vaksinasi dosis kedua yang baru saja ditemukan pada penduduk Indonesia baru mencapai 13,35%, atau hanya 27 jutaan penduduk.

>>> Dapatkan harga mobil terbaru dan promo terbaik tahun 2021 di sini

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencari penulis-penulis baru untuk mengisi laman berita dan tips di website Cintamobil.com. Masih berkutat dengan kepenulisan, ia mencoba ranah baru; yaitu menulis di bidang otomotif dengan pengetahuan yang bisa dibilang minim.
Mempelajari dunia otomotif memang bukan hal mudah. Tapi sedikit demi menggali informasi dan mulai mengenal penggiat dan media otomotif yang selalu memberi masukan, hingga akhirnya ia mengarungi lebih dalam dunia ‘petrolhead’ ini. Dan bulan demi bulan berlalu. Dari feelance, Padli akhirnya resmi bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Content Writer pada bulan Desember 2018.
Berkenalan dengan nama-nama ‘gaek’ di ranah otomotif Tanah Air, ia mulai ditantang dengan lajur baru; fokus pada SEO (Search Engine Optimization) guna meningkatkan trafik dan kualitas website menjadi ‘mainan’ baru. Sampai saat ini, titelnya sebagai SEO Editor di Cintamobil.com menjadi tantangan terbaru mulai digeluti pemuda yang juga menyukai film dan buku ini.

 
back to top