Peran Suzuki New Carry Pick Up Jadi Kontributor Ekspor Nasional

09/02/2021

Pasar mobil

3 menit

Tak hanya menjadi tulang punggung penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), tetapi Suzuki New Carry Pick Up juga berperan sebagai kontributor ekspor nasional

Jarang ada sebuah mobil niaga yang bisa diandalkan di segala macam kebutuhan. Bukan, kita bukan akan membahas mengenai fungsinya, semua orang tentunya juga sudah tahu akan kegunaan mobil niaga. Tetapi mobil ini bisa menjadi tulang punggung penjualan suatu perusahaan, menjadi role model bagi para kompetitornya, hingga punya kontribusi terhadap devisa negara. Mobil yang dimaksud adalah Suzuki New Carry Pick Up.

Kontribusi Terhadap Ekspor

Yes, Suzuki New Carry Pick Up menjadi salah satu 'pahlawan' devisa Indonesia. Produk Suzuki rakitan Cikarang, Bekasi ini mampu menjadi pendorong meningkatnya volume ekspor di bulan November tahun 2020 lalu. Dari total 3.957 unit yang berhasil dikapalkan, terdapat sebanyak 1.281 unit New Carry Pick Up yang berpartisipasi mengisi ceruk ekspor sebesar 32%, bahkan angka presentase tersebut nyaris menyamai Suzuki All-new Ertiga yang berada di angka 35,7 %.

Foto tampilan depan Suzuki New Carry Pick Up Wide Deck

Bukan tak mungkil dalam beberapa bulan kedepan New Carry 'menyalip' Ertiga dalam hal ekspor

“Meningkatkan dan mempertahankan kinerja ekspor bukan hal yang mudah, terlebih di saat ada wabah seperti sekarang. Kami berupaya terus melakukan ekspor ke berbagai negara. Yang mengejutkan ekspor New Carry naik 60% dari bulan Oktober,” tukas Aris Yuliyantoro, selaku Assistant Dept. Head Production Planning Control PT Suzuki Indomobil Motor dalam keterangan resmi yang dikutip Cintamobil.com beberapa waktu lalu.

Gambar Suzuki New Carry Pick Up Thailand

Tak hanya Vietnam, dan Filipina, tetapi Thailand juga gemar New Carry

Sebagai informasi, permintaan ekspor terbanyak pada November tahun lalu datang dari negara Vietnam sebesar 25% dari total angka ekspor Suzuki Indonesia serta negara Filipina sebesar 20%. Peningkatan volume ekspor tersebut mendorong Suzuki untuk terus memenuhi permintaan ekspor mobil di pasar global, khususnya untuk produk unggulan yang menggunakan komponen lokal hingga mencapai 85% sehingga dapat berkontribusi pada ekonomi dan pasar otomotif nasional.

>>> Begini rasa mengemudi Carry versi minibus

Mengapa New Carry Pick Up Diminati Lokal Dan Ekspor?

Mungkin Anda bertanya mengapa pick up racikan Suzuki ini begitu laris di pasaran. Sebab, berdasarkan data dan pengamatan yang dilakukan tim Cintamobil.com, ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan pick up ringan ini begitu diminati. Pertama, PT SIS sebelum membuat pick up ini telah melakukan riset secara mendalam mengenai apa yang diinginkan pasar terhadap mobil ini. Generasi terbaru Carry ini juga makin menyempurnakan keunggulan Carry sebelumnya. 

Foto tampilan belakang Suzuki New Carry Pick Up Facelift 2021

Riset pasar jitu jadi kunci sukses mobil ini di pasaran

Kedua adalah pilihan trim yang luas, secara total di luar tipe Luxury, calon pemilik punya empat pilihan tipe, yang masing-masing tersedia model bak angkut Wide Deck maupun Flat Deck. Kabin yang luas serta banyak tempat penyimpanan juga menjadi keunggulan ketiga. Dan yang terakhir adalah penggunaan mesin K15B-C yang hemat BBM dan bertenaga semakin mengkukuhkan mobil ini sebagai the best in it class.

>>> Mau beli Suzuki Carry bekas? Cari pilihan mobilnya di sini

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif. Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia. Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar. Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat. Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini. Education 2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting 2006 - 2009 54 Senior High School 2003 - 2006 109 Junior High School Experience 2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia 2018 Content Writer Cintamobil.com 2019 Senior Content Writer Cintamobil.com 2021 Managing Editor Cintamobil.com Awards 2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana 2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik 2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top