Ada Larangan Mudik, Polisi Siap Jaga 24 Jam

16/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Ada Larangan Mudik, Polisi Siap Jaga 24 Jam
Adanya larangan mudik, membuat pihak kepolisian bakal memperketat penjagaan termasuk di jalur Selatan. Polisi siap jaga 24 jam dengan pembagian 3 shift.

Larangan mudik Lebaran ditindaklanjuti secara serius oleh Kepolisian. Korp Lalu Lintas (Korlantas) telah menyatakan siap melakukan penyekatan di 333 titik dari ujung barat Jawa hingga Bali. Bukan itu saja, pengawasan ketat juga dilakukan di jalur selatan. Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menuturkan hal tersebut di sela survei kondisi dan kesiapan pos Penyekatan kabupaten/kota Jawa Tengah hingga Jawa Barat, pada Kamis, (15/4/2021).

“Dari Jawa Tengah, Banjar sampai Ciamis, Tasik, Garut, hingga Kabupaten Bandung ini jajaran telah menyiagakan pos-pos penyekatan secara optimal.” kata Kakorlantas Polri dikutip dari laman resmi Korlantas Polri.

All out 24 jam

Dengan sarana dan prasarana yang sudah dalam kondisi siaga, penyekatan pada 6-17 Mei 2021 mendatang siap dijalankan. Pengawasan bakal dilakukan secara serius dan optimal selama 24 jam. Dan untuk menjaga stamina petugas tetap prima, tugas dibagi menjadi 3 shift atau 8 jam per tugas.

>>> Pengendara Wanita Harus Tahu, Kalau Fisik Tak Prima Mending Tidak Menyetir

Foto kendaraan melintas di Tanjakan Gentong Tasikmalaya Jawa Barat

Jalur selatan juga bakal disekat selama larangan mudik

Penyekatan jalur selatan ini dinilai penting karena menjadi jalur utama menuju Jawa Tengah bagian tengah dan selatan. Seperti Banyumas yang paling banyak menjadi tujuan mudik, Cilacap, Kebumen, dan Purworejo, .

“Jalur Selatan menjadi kunci utama untuk orang mudik melalui jalur Selatan ini. Tidak menutup kemungkinan juga yang paling banyak juga jalur Pantura. Yang paling utama jalur utara, tengah Selatan, termasuk Selatan, Selatan kita persiapkan penyekatan-penyekatan secara baik.” jelas Kakorlantas. “Jadi kita semua siap 24 jam penuh secara 3 shift.” tegasnya.

Sanksi putar balik

Kakorlantas memastikan penjagaan dan pemeriksaan dilakukan secara persuasif dan humanis. Bahkan pihaknya hanya akan memberikan sanksi hukum berupa putar balik kepada pemudik nekat. Tidak ada hukuman lain, terkecuali jika ditemukan tindakan kriminal seperti narkoba dan yang lain. Oleh karena itu diimbau kepada masyarakat untuk mematuhi larangan mudik ini sebagaimana yang diputuskan pemerintah.

“Operasi kita ini adalah operasi kemanusiaan, jadi tindakan kita tetap persuasif humanis. Tindakan sanksi hukum hanya putar balik arah saja. Dan kita mengandalkan kesadaran masyarakat untuk tidak mudik. Untuk memerangi sang mama memutus mata rantai penyebaran covid-19.” pungkasnya.

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan larangan mudik lebaran 2021 mulai 6-17 Mei. Aturan ini berlaku untuk ASN, TNI/POLRI, BUMN, Pegawai Swasta dan masyarakat umum.

>>> Nekat Mudik, Siap-Siap Diputarbalikkan di Pos Penyekatan

Foto Pos Penyekatan arus mudik di Karawang

Polisi mulai melakukan sosialisasi larangan mudik lebaran di berbagai tempat

>>> Polisi Persilahkan Masyarakat Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top