Penjualan Toyota Vios Meroket, Naik 340% Gara-gara Ini

22/12/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Penjualan Toyota Vios Meroket, Naik 340% Gara-gara Ini
Penjualan Toyota Vios di Indonesia meroket. Dalam catatan PT Toyota Astra Motor, penjualan Vios meningkat hingga 340% berkat penerapan diskon PPnBM sejak Maret.

Penjualan Toyota Vios di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan sejak pemerintah menerapkan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Diakui PT Toyota Astra Motor, penjualan Vios meroket hingga lebih dari tiga kali lipat berkat penerapan PPnBM itu. 

>>> Review Toyota Vios Facelift 2020: Semakin Dewasa Dan Tetap Berfitur Lengkap

Harga Toyota Vios Merosot Jadi Daya Tarik

Gambar menunjukkan Tampilan depan Toyota Vios 1.5 E CVT 2018 berwarna abu-abu

Harga Vios turun hingga Rp 65 juta hingga akhir Desember 2021

Merosotnya harga Vios tentu menjadi daya tarik tersendiri. Ya, berkat pengenaan PPnBM harga Toyota Vios turun mulai Rp 59,55 juta hingga yang tertinggi Rp 65,25 juta. Walhasil pemesanan Vios sempat mengular hingga konsumen harus menunggu berbulan-bulan menanti sedan andalan Toyota tiba di garasi rumah. 

"Vios itu bahkan 340% (kenaikan penjualan) walau volumenya kecil ini kenaikan sangat luar biasa," tutur Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy dalam Media Gathering Toyota, Selasa (22/12/2021). 

Mengutip data distribusi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor, pada periode Januari hingga November 2021 Vios secara wholesales terjual sebanyak 1.233 unit. Kalau membandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 penjualannya hanya mencapai 280 unit. 

Toyota Vios

Penjualan Vios meroket berkat PPnBM

Selain Vios, model mobil Toyota lain yang juga mendapatkan diskon PPnBM juga mengalami peningkatan penjualan yang signifikan. Tak bisa dipungkiri harga memang menjadi salah satu pertimbangan masyarakat Indonesia sebelum membeli mobil. Maka dari itu ketika harganya turun, sudah tentu barang tersebut menjadi buruan. 

"Jadi model-model seperti Avanza, Rush, Veloz kenaikannya sangat tinggi, rata-rata mungkin Avanza-Veloz digabung ini mencapai 70-80%, kalau Rush 90%," beber Anton. 

Untuk itu, wacana penerapan diskon PPnBM secara permanen yang tengah digodok pemerintah amat disambut baik Toyota. Selain meningkatkan penjualan, diskon PPnBM memberikan multiplier effect untuk sektor lain. 

Target produksi kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk tahun 2021 sebanyak 850 ribu pun telah terlampaui. Sampai Oktober 2021, produksinya sudah mencapai 890 ribu unit atau meningkat 62,4% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Diharapkan penjualan mobil juga bisa menembus target 850 ribu unit tahun ini. 

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

Kebijakan diskon PPnBM 100% tengah digodok untuk dilanjut tahun 2022

>>> Simak Harga Toyota Vios Terbaru di Sini

Diskon PPnBM 100% Bakal Diperpanjang?

Terkait hal itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan untuk penerapan diskon PPnBM 100% secara permanen bagi model mobil yang telah memiliki local purchase mencapai 80%. 

Ini artinya tidak semua mobil yang pajaknya ditanggung pemerintah itu bisa mendapat diskon PPnBM 100%, termasuk Avanza. Dalam Permenperin No.1737, Avanza tertulis memiliki kandungan lokal sebanyak 78,9%. 

"Saya dengar dari teman-teman ADM sudah meningkat di atas 80%, saya rasa situasi ini dinamis dan kami sendiri Toyota Indonesia ingin selalu appeal ke prinsipal untuk selalu melakukan localize production dan localize part," pungkas Anton. 

>>> Toyota Vios Diskon Rp 65 Jutaan Masih Ada Sampai Akhir Desember Nih!

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020. Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnal
 
back to top