Penjualan Tesla Made In China Tembus 35.000 Unit

11/04/2021

Pasar mobil

3 menit

 Penjualan Tesla Made In China Tembus 35.000 Unit
Untuk pertama kalinya penjualan Tesla Model 3 dan Model Y Made in China (MIC) di pasar dalam negeri berhasil melampaui angka 35 ribu unit dalam satu bulan.

Tesla mencatatkan hasil apik di kuartal I (Q1) 2021. Total produksinya mencapai 180.338 unit dan pengiriman unit ke konsumen mencapai 184.800 unit. Dan seperti diberitakan, kontribusi signifikan datang dari penjualan di pasar China. Permintaan semakin meningkat sehingga perusahaan harus meningkatkan kapasitas produksinya di pabrik.

“Kami sangat terdorong oleh popularitas Model Y yang sangat tinggi di China, dan kami dengan cepat meningkatkan kapasitas produksi kami ke tahap tertinggi.” tulis Tesla China di Weibonya @teslaofficial belum lama ini.

>>> Cari dan temukan mobil Tesla favoritmu di sini!

Rekor penjualan

Menurut China Passenger Car Association (CPCA) yang dikutip Moneyball @DKurac, sepanjang Maret 2021 penjualan Tesla Model 3 dan Model Y buatan lokal atau Made in China (MIC) mencapai 35.478 unit. Rinciannya, Model 3 terjual 25.327 unit, naik 85% dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan Model Y terjual 10.151 unit, naik sebesar 119%.

Gambar tangkapan layar Penjualan Tesla Maret 2021 yang diunggah Moneyball

Penjualan bulan Maret 2021 di atas tiga kali lebih tinggi dibanding Maret tahun lalu. Hanya saja perlu diketahui angka diatas adalah penjualan wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer) dan angka pengiriman (registrasi).

Dengan penambahan di atas total penjualan Tesla buatan China tahun ini (Januari-Maret) telah lebih dari 69.000 unit. Model 3 terjual 52.858, sedangkan MIC Model Y terjual sebanyak 16.422 unit.

EV semakin diminati

Meningkatnya penjualan Tesla menjadi pertanda mobil listrik (EV) semakin diminati warga China. Dan Tesla tidak sendiri, mobil listrik merek lain juga tumbuh semakin pesat, Seperti NIO yang baru saja merayakan unit ke 100.000, Wuling, Xpeng, BYD dan yang lain. Dari sisi persaingan yang ada masih kompetitif. Tesla meski bukan merek lokal, kepopulerannya tidak perlu diragukan. Terlebih dengan produksi yang dilakukan di dalam negeri harga jual mobil lebih terjangkau.

Selain itu, Tesla punya strategi pemasaran mulut ke mulut. Sebagian besar konsumennya mengaku sangat merekomendasikan kepada orang-orang terdekat agar mereka juga membeli mobil Tesla. Dan cara tersebut cukup efektif meningkatkan penjualan.

>>> Penjualan Tesla di China Melonjak Berkat Strategi Mulut ke Mulut

Foto Tesla Model Y tampak samping depan

Mobil listrik Tesla laris manis di China

>>> Berita otomotif yang menarik lainnya bisa dibaca disini

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top