Penjualan Tak Kunjung Membaik, Indomobil Lepas Kepemilikan Saham Nissan

05/10/2018

Pasar mobil
Dikarenakan penjualan yang tak kunjung membaik, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui anak usahanya PT IMG Sejahtera Langgeng (IMGSL) akhirnya melepas kepemilikan saham Nissan.

Kepemilikan saham Nissan sebesar 5,10% atau 13,43 ribu lembar seri C PT Nissan Motor Indonesia (NMI) bernilai Rp 135 miliar. Saham yang terjual diambil oleh PT Tritunggal Inti Permata (TIP) yang telah memiliki 18,17% saham dalam perseroan tersebut, sebagaimana dilaporkan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2 Oktober lalu.

Gambar yang menunjukan plat Nissan berwarna putih

Penjualan Nissan terus menurun sejak 2015 lalu

Laporan menyebutkan peralihan saham sudah dilakukan awal tahun ini. Penjualan produk kendaraan Nissan (PT NMI) yang tidak menunjukan peningkatan yang signifikan ditengarai sebagai penyebab pelepasan saham tersebut. "Sehingga NMI menderita kerugian dan Perseroan sudah tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap Entitas Asosiasi tersebut," isi laporan tersebut.

>>> Honda Brio Absen, HR-V Beri Kontribusi Penjualan Terbesar Honda Bulan September 2018

Penurunan penjualan Nissan

Berdasarkan data wholesale yang didapatkan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), terjadi penurunan drastis dari rata-rata penjualan tahunan Nissan. Misalnya pada 2015, Nissan hanya mampu mendistribusikan 54.475 unit kendaraan.

Bahkan dua tahun setelahnya penurunan tak bisa dihindarkan. Mulai dari total penjualan tahun 2016 yang hanya mencapai 38.637 unit, apalagi tahun lalu Nissan hanya mampu menjual sebanyak 24.972 unit.

>>> Ingin membeli mobil baru Nissan? Intip daftar harga dari Cintamobil.com di sini

Model unggulan Nissan, seperti Livina series, masih terseok-seok dalam penjualannya tahun ini. Bersaing pada segmen yang cukup keras, Livina harus berhadapan dengan Xpander dan Avanza yang tidak bisa dikalahkan. Bahkan brand premium Nissan, yaitu Infiniti, berlalu tanpa penjualan tahun lalu di Indonesia.

Gambar yang menunjukan mobil baru Nissan Grand Livina

Penjualan Livina tidak bisa menghadapi keperkasaan Xpander dan Avanza

Tahun ini Nissan masih belum bisa berbuat banyak. Penjualan semester pertama 2018 anjlok 47%. Dibandingkan penjualan tahun lalu yang mencapai 9.146 unit, selama enam bulan pertama 2018 Nissan hanya mampu menjual 4.813 unit.

“Entitas Asosiasi yang mengalami kerugian ini membebani Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Konsolidasian Perseroan secara keseluruhan. Hal ini mengurangi kinerja perseroan untuk meningkatkan keuntungan. Kemudian selanjutnya, berdampak terhadap kemampuan perseroan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham,” tulis pernyataan yang ditandatangani Dirut IMAS, Jusak Kertowidjojo.

>>> Informasi dunia otomotif dalam dan luar negeri terlengkap hanya di Cintamobil.com

Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top