Penjualan Suku Cadang Online di Aplikasi Mysuzuki Makin Dilirik

13/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Penjualan daring suku cadang naik hingga 56 persen buat Suzuki optimalkan aplikasi Mysuzuki. Tercatat terjadi peningkatan transaksi hingga 85% bulan lalu.

Pemanfaatan platform digital menjadi salah satu alternatif utama di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Hal ini dibuktikan oleh Suzuki Indonesia yang mencatatkan adanya peningkatan kinerja MySuzuki, aplikasi mobile pembelian suku cadang resmi Suzuki. 

>>> Dealer dan Bengkel Suzuki Ikuti Aturan Pemerintah Selama PPKM Darurat

Gambar menunjukan Aplikasi Mysuzuki

Total penjualan suku cadang di aplikasi MySuzuki meningkat 56 persen

Penjualan Melalui Aplikasi MySuzuki Meningkat

Total penjualan suku cadang mobil, sepeda motor, dan mesin tempel melalui aplikasi MySuzuki meningkat 56% pada bulan Juni jika dibandingkan dengan bulan Mei 2021. Berangkat dari data tersebut, Suzuki Indonesia terus berupaya mengoptimalkan pelayanan untuk konsumen melalui MySuzuki terutama saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat yang berlaku sejak 3 Juli lalu hingga 20 Juli 2021 mendatang. 
 
Penjualan suku cadang yang naik hingga 56% tersebut berbanding lurus dengan peningkatan belanja online melalui MySuzuki. Tercatat terjadi peningkatan nilai transaksi hingga 85% pada bulan Juni jika dibandingkan bulan Mei. 

Terlebih lagi, Suzuki juga mencatatkan bahwa performa MySuzuki pada Juni lalu merupakan penjualan tertinggi MySuzuki selama tahun 2021. Peningkatan transaksi ini menunjukkan bahwa aplikasi MySuzuki menjadi pilihan konsumen dalam membeli suku cadang terutama di masa pandemi saat mobilitas masyarakat dibatasi. 

>>> Siap-siap, Suzuki SX-4 S Cross Terbaru Bakal Meluncur Tahun Depan

Gambar menunjukan Aplikasi MySuzuki

Konsumen dapat mengunduh dari Play Store atau Apps Store 

Suzuki Perluas dengan Kerja Sama dengan Diler

Sebagai upaya mengoptimalkan layanan MySuzuki, Suzuki terus memperluas jangkauan penjualan online melalui kerja sama dengan 15 main dealer mobil, 18 main dealer sepeda motor, dan satu main dealer mesin tempel kapal yang turut melayani pembelian suku cadang melalui aplikasi  MySuzuki. 

MySuzuki menawarkan pembelian Suzuki Genuine Parts (suku cadang asli), Suzuki Genuine Oil (ECSTAR), hingga chemical dengan harga yang sama untuk seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, aplikasi  MySuzuki juga didesain untuk memudahkan konsumen saat bertransaksi, melakukan pembayaran dengan menyediakan beragam pilihan pembayaran, serta pengiriman. Untuk menggunakan aplikasi MySuzuki, konsumen dapat mengunduh dari Play Store untuk pengguna Android atau Apps Store untuk pengguna iPhone. 

“Optimalisasi penjualan suku cadang online melalui MySuzuki adalah tanggung jawab kami untuk membantu konsumen, terutama yang bergerak di sektor vital, seperti logistik, transportasi, atau medis. Banyak konsumen kami di sektor tersebut memiliki kebutuhan mendesak baik untuk pembelian suku cadang maupun servis kendaraan. Untuk itulah kami akan terus berupaya menyediakan layanan optimal salah satunya melalui MySuzuki.” kata Christiana Yuwantie, Sparepart Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Untuk informasi lebih lanjut, konsumen dapat mengunjungi website official Suzuki www.suzuki.co.id atau menghubungi Halo Suzuki di 0800-1100-800 (bebas pulsa 24 jam). 

>>> Waspada! Berkendara Dengan Kaca Depan Retak Bisa Menyebabkan Cedera

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top