Penjualan Stabil Nilai Jual Tinggi, Toyota Mengklaim Belum Ada Mobil Lain Seperti Avanza

08/08/2018

Pasar mobil
Share this post:
Penjualan Stabil Nilai Jual Tinggi, Toyota Mengklaim Belum Ada Mobil Lain Seperti Avanza
Toyota Astra Motor (TAM) cukup percaya diri mengklaim Avanza sebagai satu-satunya mobil yang punya nilai jual tinggi lebih tinggi dibanding harga belinya.

Gambar Toyota Avanza tampak dari depan samping

Toyota Avanza eksis belasan tahun sejak awal diluncurkan tahun 2003

Lebih dari 15 tahun sejak diluncurkan tahun 2003 Toyota Avanza menyesaki jalanan di Indonesia. Selama itu pula low MPV ini masih digemari dan jadi favorit mobil penumpang masyarakat Indonesia hingga menyandang status mobil sejuta umat.

Padahal Toyota Avanza sangat jarang mendapat sentuhan perubahan. Tercatat hanya dua kali saja, yaitu tahun 2011 dan tahun 2015. Selepas itu, tak ada perubahan berarti. Berbagai desakan dari banyak pihak belum membuat TAM bergeming.

Alih-alih menghadirkan Avanza generasi baru, TAM malah membawa kelengkapan kemah di bagian atap Avanza di pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 untuk menunjukkan kalau Avanza masih "strong" dengan penggerak roda belakang.

>>> Baca Review dan Spesifikasi lengkap Toyota Avanza 2015

Gambar Toyota Avanza membawa perkemahan di atasnya

Toyota ingin tunjukkan kalau Avanza cukup kuat menanggung beban berat

Dari sisi penjualan, Avanza masih stabil di kisaran 6.000 - 7.000 unit per bulan berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Begitu pula soal harga jual, TAM mengklaim kalau Avanza sebagai satu-satunya mobil yang punya nilai jual lebih tinggi dibanding harga belinya, sebagaimana dikatakan Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto.

"Avanza saya pertama kali beli tahun 2004 itu Rp 98 juta tapi saya jual harganya Rp 120 juta. Belum pernah ada mobil di awal harganya naik baru Avanza ini," kata Soerjo di lokasi pameran GIIAS, ICE BSD, Tangerang, Senin (6/8/2018).

Kehadiran dua kompetitor di pertengahan tahun 2017, yaitu Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero S sedikit memberi pengaruh pada penjualan Avanza. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir sejak Februari 2018, angka penjualan Avanza dibalap oleh Xpander yang membuat Avanza turun dari tahta mobil sejuta umat low MPV.

Namun, hal tersebut tak membuat TAM sangat terganggu. Sebagai bukti, Avanza berhasil kembali ke jalannya sebagai pemimpin pasar empat bulan kemudian dan menjadi mobil terlaris di Indonesia.

Layak untuk terus diamati apakah Toyota Avanza mampu bertahan lama sebagai mobil dengan nilai jual tinggi dibanding merek lain.

>>> Ingin membeli mobil baru dan bekas? Dapatkan informasi lebih lanjut di sini

Gambar Toyota Avanza tampak dari belakang

Sejak diluncurkan Toyota Avanza baru dua kali mendapat sentuhan perubahan signifikan, tahun 2011 dan 2015

>>> Ikuti terus berita otomotif lengkap di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top