Penjualan Nissan Anjlok, Terendah dalam 4 Tahun Terakhir

02/06/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Penjualan Nissan Anjlok, Terendah dalam 4 Tahun Terakhir
Beragam masalah hingga pandemi COVID-19 berpengaruh pada bisnis Nissan, bahkan penjualan Nissan di pasar global tahun ini jadi yang terburuk dalam 4 tahun terakhir.

Tak dipungkiri pandemi COVID-19 berdampak besar pada bisnis otomotif secara global. Nyaris tidak ada pabrikan yang tidak mengalami penurunan penjualan meski kadarnya bervariasi.

Bagi Nissan Motor Co., Ltd. (Nissan) COVID-19 menambah derita setelah sebelumnya juga mengalami penurunan karena beragam masalah internal seperti skandal Ghosn yang hingga kini belum sepenuhnya selesai.

Penjualan merosot tajam

Dalam rilis resminya terungkap, Nissan Motor Co., Ltd. hanya menjual sebanyak 217.264 unit kendaraan secara global pada bulan April 2020. Angka tersebut merosot 41,6 persen dibanding penjualan bulan April 2019. Tak jauh berbeda, angka penjualan bulan Januari-April 2020 juga merosot (31,1 persen) menjadi 1.197.949 unit dari sebelumnya 1.737.564 unit pada periode yang sama tahun 2019

>>> Nissan Siap Hadirkan 12 Model Baru Dalam 18 Bulan ke Depan

Penjualan Nissan Terendah dalam 4 tahun Terakhir

Foto menunjukkan diler Nissan Motors

Penjualan Nissan di dunia menurun tajam

Penurunan penjualan Nissan secara global di atas adalah yang terendah dalam 4 tahun terakhir. Bulan April 2017 Nissan mampu menjual 408.511 unit kendaraan, dengan akumulasi penjualan dari awal tahun 2017 sebanyak 1.930.962 unit.

Pada 2018 penjualan Nissan mulai menurun. Bulan April 2018 hanya terjual 391.418 unit kendaraan (-4,2 persen) dengan akumulasi penjualan dari awal tahun 2018 sebanyak 1.887.890 unit (-2,2 persen).

Pada April 2019 Penjualan Nissan hanya mencapai 372.272 unit kendaraan (-4,9 persen) dan bila diakumulasi dari awal tahun 2019 sebanyak 1.737.564 unit (-8.0 persen).

Strategi Efisiensi

Untuk tetap mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan menjaga stabilitas keuangan serta profitabilitas, Nissan bakal menerapkan strategi efisiensi sebagai fokus utama rencana bisnis empat tahun ke depan atau pada akhir tahun fiskal 2023.

Diantaranya, memangkas line produk global dari 69 menjadi 55 model, menutup sejumlah pabrik dan memaksimalkan pabrik lain, menghapus operasional-operasional yang dianggap kurang menguntungkan dan surplus, hingga memprioritaskan investasi di bidang bisnis yang dinilai lebih profitable.

>>> Tertarik membeli mobil Nissan, cek koleksi dan harganya di sini!

Foto menunjukkan Nissan Maxima Concept 2021

Model baru dipersiapkan untuk mendongkrak penjualan Nissan

>>> Berita otomotif yang terbaru dan menarik selalu ada disini

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top