Penjualan Mobil Tahun 2020 Ditarget 1.050.000 Unit, Bisa Tercapai?

13/01/2020

Pasar mobil

3 menit

Penjualan Mobil Tahun 2020 Ditarget 1.050.000 Unit, Bisa Tercapai?
GAIKINDO menargetkan penjualan mobil di Indonesia tahun 2020 naik minimal 5 persen dengan jumlah unit terjual sebanyak 1.050.000 unit. Yakin bisa tercapai?

Target penjualan mobil di Indonesia tahun 2019 terpaksa direvisi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) dari semula 1,15 juta unit menjadi 1 juta unit. Hal ini dilakukan setelah melihat situasi dan kondisi yang dirasa kurang mendukung terhadap pencapaian target awal, seperti eskalasi politik jelang pilkada dan pilpres, melemahnya nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar AS, hingga kenaikan pajak BBNKB dari semula 10 persen menjadi 12,5 persen.

Target 2020

Banner terima kasih atas selesainya GIIAS 2019 dengan lancar

Target penjualan mobil di Indonesia sedikit dinaikkan

Untuk tahun 2020 ini, GAIKINDO menaikkan target penjualan mobil sebesar 5 persen menjadi 1.050.000 unit. Bukan kenaikan yang besar dan GAIKINDO yakin target tersebut bisa dicapai.

"Jadi kalau kita tutup tahun ini dengan 1 juta, mudah-mudahan tercapai. Tahun depan 1 juta 50 ribu." tutur Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, dalam wawancaranya dengan CNBN Indonesia, akhir tahun 2019 lalu. "Kita harus optimis tapi juga realistis," tambah Jongkie saat disinggung kondisi pasar global masih tidak pasti karena perang dagang dan yang lain.

>>> Data Penjualan Dirilis, Berikut 20 Mobil Terlaris di Indonesia

Optimis target tercapai

Foto menunjukkan Honda NSX di pameran GIIAS 2019

Yakin, pasar otomotif bakal membaik di 2020

GAIKINDO bukan tanpa alasan menetapkan target penjualan mobil untuk tahun 2020 naik 5 persen. Ada banyak faktor yang mendukung dan GAIKINDO sangat optimis target bisa tercapai.

  1. Pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Pemerintah menargetkan tahun 2020 ekonomi Indonesia tumbuh hingga 5,5 persen. Rencana itu tertuang dalam Peraturan Presiden No 61 Tahun 2019 Tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2020. Disitu disebutkan "Pertumbuhan ekonomi diperkirakan mampu mencapai 5,2-5,5 persen pada tahun 2020 melalui kebijakan yang menyeluruh dan tepat sasaran."
  2. Pembangunan infrastruktur berkesinambungan. Pembangunan infrastruktur jalan yang digencarkan pemerintah sejak lima tahun silam bakal terus berlanjut. Hal ini bisa menjadi pendorong bagi sebagian masyarakat untuk memiliki mobil baru.
  3. Kebijakan Loan to Value (LtV) dilonggarkan. Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 18 Tahun 2016 Tentang  Rasio Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor, Pasal 18 disebutkan uang muka paling rendah untuk pembelian kendaraan bermotor adalah 20 persen. Aturan ini dilonggarkan, mulai 2 Desember 2019 uang muka diturunkan sebesar 5 - 10 persen. Artinya diler boleh menjual mobil maupun sepeda motor dengan uang muka sangat rendah. Dan itu diyakini bakal merangsang orang untuk membeli mobil baru, terutama yang belum punya mobil.

>>> Jangan Mudah Tergiur, Perhatikan 4 Tips Kredit Mobil Tanpa DP Berikut Ini

Foto Jalan Tol Pekanbaru - Dumai dari udara

Infrastruktur jalan meningkat, orang terangsang punya mobil

>>> Temukan informasi mobil menarik lainnya hanya di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top