Penjualan Mobil Menurun, Akibat Kebijakan Baru Pemerintah?

23/07/2018

Pasar mobil
Share this post:
Penjualan Mobil Menurun, Akibat Kebijakan Baru Pemerintah?
Menyambut gelaran internasional Asian Games yang akan diadakan Agustus nanti, banyak aturan baru diterapkan untuk mengurangi kemacetan. Akankah kebijakan ini juga mempengaruhi penjualan mobil di Tanah Air?

Kebijakan baru seperti buka tutup jalan tol hingga penerapan ganjil genap untuk mengurangi kemacetan selama gelaran Asian Games 2018 disebut mempengaruhi penjualan mobil. Pernyataan tersebut terlontar karena adanya penurunan penjualan wholesales mobil bulan Juni kemarin. Tetapi, bisa dibilang data dengan pernyataan tersebut tidak sejalan.

Kebijakan Pemerintah tidak serta merta berdampak langsung terhadap pasar otomotif Tanah Air. Apalagi, kebijakan tersebut dibuat untuk mengurai kemacetan yang menjadi makan sehari-hari penduduk Jakarta, bukan untuk membatasi konsumen membeli mobil.

Gambar yang menunjukan polisi yang sedang mengatur arus lalu lintas akibat kebijakan genap ganjil

Kebijakan ganjil genap diterapkan untuk mengurai kemacetan

>>> Asian Games 2018 jadi ajang uji coba mobil swakemudi dan jaringan 5G Telkomsel

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor, Franciscus Soerjopranoto ketika ditemui media beberapa waktu lalu mengungkapkan, "Pengaruh ke jualan mobil nggak lah. Kan ada dua faktornya yang pertama itu yang kita dapat datanya dengan Asian Games ada penyewaan kendaraan oleh komite menyewa ke Trac jadi malah nambah."

Berdasarkan data penjualan wholesales yang diambil dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil pada bulan Juni memang mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Tercatat, hanya 58.837 unit mobil yang terjual selama Juni 2018. Angka tersebut menurun drastis dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 100.498 unit.

>>> Berita informatif seputar pasar mobil Indonesia hanya di sini

Gambar yang menunjukan mobil baru yang sedang berada di diler mobil

Penurunan penjualan bulan Juni tercatat hampir setengah dari penjualan bulan sebelumnya

Tentu saja, data tersebut tidak bisa dijadikan pedoman alasan penurunan penjualan karena kebijakan ganjil genap dan buka tutup jalan. Banyak faktor yang mempengaruhi penjualan mobil, mulai dari event dan pameran otomotif serta banyaknya produsen yang memberi diskon bagi konsumen.

>>> Ingin membeli mobil baru? Klik disini untuk informasi selanjutnya

Kebijakan ganjil genap tingkatkan penjualan mobil bekas

Membeli mobil baru bukan menjadi pilihan utama konsumen. Tren membeli mobil dalam beberapa bulan terakhir sepertinya berubah guna menanggapi kebijakan anti-macet Pemerintah. Tercatat, konsumen berbondong-bondong mengarahkan haluan dan lebih memilih mobil bekas ketimbang mobil baru.

Gambar yang menunjukan mobil baru yang dijual di diler mobil

Kebijakan ganjil genap malah membuat penjualan mobil bekas meningkat

Data penjualan mobil bekas di Bursa WTC Mangga menunjukkan adanya kenaikan penjualan. Kenaikan ini disebut sebagai dampak dari kebijakan ganjil genap yang sudah diterapkan sejak 2 Juli lalu. Beberapa pengemudi tertarik untuk membeli mobil bekas agar tetap memakai ruas jalan yang biasa digunakan sebelum adanya kebijakan tersebut.

>>> Dapatkan berita otomotif dalam dan luar negeri hanya di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top