Penjualan Mobil di Indonesia Ikut 'Tertular' Virus Corona

05/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Penjualan Mobil di Indonesia Ikut 'Tertular' Virus Corona
Wabah virus Corona juga turut 'menular' ke penjualan mobil di Indonesia. Dampaknya, penjualan mobil di Indonesia pada Januari 2020 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Penjualan mobil di Tanah Air rupanya turut 'tertular' wabah virus Corona yang hingga saat ini masih terus menyebar luas. Tercatat pada pembuka awal tahun 2020 di Indonesia, penjualan mobil secara wholesales (dari pabrik ke diler) turun menjadi 79.983 unit. 

Padahal pada periode yang sama tahun 2019, ada 82.155 unit mobil terdistribusi di Indonesia. Usut punya usut, menurunnya penjualan mobil di Tanah Air disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya virus Corona. 

"Saya terus terang berharap penjualan mobil tahun ini bisa pulih lagi, intinya begini tahun lalu sangat terpukul dengan agenda politik yang cukup berat. Dengan agenda politik ini penjualan turun, harusnya tahun ini sudah pulih. Tapi unfortunately ada banjir terus ada pukulan lagi dari Covid-19 (virus Corona), Covid-19 sangat berpengaruh," jelas Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (05/03/2020). 

Penjualan mobil di Indonesia turun karena wabah virus Corona

GIICOMVEC 2020 diharap bisa menggairahkan penjualan kendaraan komersial

>>> [GIICOMVEC 2020]: Dorong Perekonomian Indonesia Mitsubishi Berpartisipasi Dalam GIICOMVEC 2020

Turis di Bali Sepi, Penjualan Bus Turun

Nangoi menambahkan penurunan di sektor pariwisata juga berdampak terhadap merosotnya penjualan. Ia mencotohkan, di Pulau Dewata misalnya turis-turis yang datang mulai berkurang. Dengan demikian, para agen wisata pun mengurungkan niatnya untuk membeli armada baru. 

"Travel agent yang beli kendaraan untuk bus banyak turun juga. Ekspor ke China seperti batubara juga turun dan ini juga berdampak sehingga otomatis kendaraan juga terdampak," paparnya. 

Meski penjualan mobil di awal tahun 2020 turun, Nangoi menyebut pihaknya belum berencana merevisi target penjualan tahun ini. Dirinya berharap penjualan mobil di Tanah Air bisa menyentuh 1,05 juta unit hingga tahun 2020 rampung. 

>>> GIICOMVEC 2020: Resmi Dibuka, Gelaran Kedua Fokuskan Keselamatan Berkendara

Tak Perlu Khawatir

Penjualan mobil di Indonesia turun karena wabah virus Corona

Suasana di pameran GIICOMVEC 2020

>>> Geneva Motor Show 2020 Batal, Para Pabrikan Lakukan Peluncuran Virtual

Di kesempatan terpisah, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengingatkan agar industri otomotif di Tanah Air tak perlu khawatir dan tetap terus fokus meningkatkan produksi serta penjualan. Diharapkan dengan adanya pameran Gaikindo Indonesia International Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 bisa membuat industri bergairah lagi di tengah penyebaran wabah virus Corona. 

"Ada aparat kesehatan yg menangannai Covid-19 kita percayakan pada mereka di safu sisi tanggung jawab kita membangun perekonomian nasional melalui pertumbuhan industri manufaktur khususnya otomotif. Ini menunjukan dan memberikan signal bahwa upaya kita membangun ekonomi tidak boleh tersandera dengan adanya Covid-19," jelas Agus. 

>>> Jangan lupa klik sini untuk simak berita otomotif lainnya

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top