Kondisi perekonomian yang tak menentu membuat penjualan mobil di Indonesia pun ikut 'goyang'. Mengejar target penjualan sebesar 600 ribu unit tahun ini pun rasanya sulit. Padahal target tersebut sudah direvisi dari sebelumnya 1,05 juta unit mengingat pandemi yang belum usai.
Kemudian, melihat pasar yang masih lesu ditambah minimnya stimulus target 600 ribu itu direvisi kembali oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menjadi 525 ribu.

Target penjualan mobil sudah mengalami revisi dua kali
>>> Vaksin Bukan Penentu Pulihnya Industri Otomotif Indonesia
2021 Masih Sulit Kembali ke 1 Juta Unit
Bagaimana dengan tahun depan? Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso menyebut bahwa sulit bagi pabrikan untuk mengejar target penjualan mencapai 600 ribu tersebut di masa pandemi yang belum juga usai sejak Maret 2020.
Pun demikian dengan tahun 2021. Hendrayadi menyebut bahwa pasar Indonesia masih membutuhkan waktu hingga akhirnya bisa kembali memproduksi dan menjual 1 juta unit mobil dalam setahun.
"Kalau kita lihat Gaikindo mengatakan berat sepertinya menuju 600 ribu dengan sisa 2 bulan terakhir angkanya itu di kisaran 520 sampai 550 ribu," kata Hendrayadi dalam sebuah kesempatan belum lama ini.
"Ke depan bagaimana? Kita selalu melihat tadi patokannya kan pertumbuhan ekonomi. Kalau tahun ini kan diperkirakan -1,7% tapi tahun depan kita mungkin 5%, dengan prediksi yang optimis dari pemerintah indo maupun lembaga keuangan dunia maka kita optimis market otomotif juga naik. Tapi kalau pertanyaannya kembali ke 2019 rasanya belum," sambung Hendrayadi.
>>> Penjualan Mobil di Tanah Air Seret, Tahun Ini Ditarget 525 Ribu
Tak Tergantung pada Vaksin
Indonesia sendiri saat ini tergabung dalam 1 million club bersama dengan negara-negara lainnya yang mampu menjual satu juta unit mobil dalam kurun waktu satu tahun. Torehan itu sudah dicapai sejak tahun 2012 dan terus berlanjut hingga 2019.

Vaksin tak menjadi jaminan penjualan mobil langsung menggeliat dengan cepat
Namun dengan adanya pandemi Covid-19, tampaknya tahun 2020 Indonesia harus terlempar dari 1 million club tersebut lantaran penurunan penjualan dan produksi yang sangat drastis menyentuh 50 persen. Bahkan adanya vaksin pun tak menjadi jaminan bahwa penjualan mobil di Indonesia bakal langsung meroket.
"Vaksin bukan satu-satunya jawaban ya, namun kita lihat dengan apa yang dilakukan patuh pada protokol kesehatan seharusnya kegiatan usaha bisa berlaku dengan baik, kalau itu jalan ekonomi akan bisa jalan, kalau itu jalan industri otomotif kan juga jalan," ungkap Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara.
>>> Gaikindo Jakarta Auto Week Diundur Menjadi 9 Januari 2021