Penjualan Mobil Bulan Maret 2021 Meroket Berkat PPnBM

14/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Penjualan Mobil Bulan Maret 2021 Meroket Berkat PPnBM
Insentif PPnBM sukses meningkatkan penjualan mobil bulan Maret 2021 hingga 72,5% dibanding bulan sebelumnya. dengan jumlah unit terjual mencapai 84.910 unit.

Diskon Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mulai menunjukkan efeknya. Penjualan mobil di Tanah Air mengalami peningkatan signifikan. Hal itu diketahui dari data terbaru yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO).

Penjualan meningkat 72,5%

Data penjualan mobil bulan Maret 2021 dari pabrik ke dealer (wholesales) meningkat hingga 72,5% dibanding bulan Februari. Jumlah unit yang dikirim mencapai 84.910 unit dari sebelumnya hanya 49.202 unit. Sedangkan dibanding dengan bulan Januari yang terjual sebanyak 52.909 unit peningkatan mencapai 60,5%. Dibanding dengan Maret 2020 yang terjual sebanyak 76.811 unit juga lebih baik, meningkat sebesar 10,5%.

Dengan tambahan di atas, total penjualan mobil di Indonesia dari Januari-Maret 2021 sudah mencapai 187.021 unit. Hasil ini masih lebih rendah 21% dibanding periode yang sama tahun 2020 dimana pengiriman mobil ke dealer mencapai 236.890 unit.

>>> Pesanan Mitsubishi Xpander Melejit Akibat Diskon PPnBM

Foto menunjukkan Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross

Ada insentif PPnBM, harga Xpander dan Xpander Cross makin murah

Insentif PPnBM

Sebagaimana diketahui penghapusan PPnBM 100% diberikan pemerintah untuk memulihkan pasar mobil yang lesu akibat pandemi Covid-19. Dengan penghapusan tersebut harga jual mobil menjadi lebih murah, terpangkas hingga puluhan juta rupiah. Bahkan ada yang terpotong lebih dari Rp 60 juta, yaitu Toyota Vios.

Hanya saja insentif diberikan pada mobil dengan kriteria-kriteria tertentu, yaitu berlaku untuk segmen sedan dan 4x2, kapasitas mesin maksimal 1500 cc, serta memiliki kandungan lokal lebih dari 70%.

“Harus memenuhi persyaratan pembelian lokal (local purchase) yang meliputi pemenuhan jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi dalam negeri yang dimanfaatkan dalam kegiatan produksi kendaraan bermotor paling sedikit 70 persen,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, (1/3/2021) lalu.

Mulai 1 April 2021 keringanan PPnBM diperluas. Mobil-mobil berkapasitas 1.501 cc hingga 2.500 cc juga bisa menikmati insentif meski hanya 50%. Adapun persyaratannya, insentif berlaku untuk mobil pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi (selain sedan atau station wagon), bermotor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi diesel), serta berpenggerak 4x2. Dan tentu saja kandungan lokal mencapai 70%.

>>> Cara Mudah Tukar Tambah Mobil Secara Online di Auto2000 Digiroom

Foto menunjukkan Toyota Yaris di showroom

Toyota paling banyak kebagian insentif PPnBM

>>> Berita otomotif yang menarik lainnya bisa dibaca disini

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top