Penjualan Mobil Bulan April 2021 Melandai

11/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sempat melejit di bulan Maret 2021 hingga 72%, penjualan mobil di tanah air kembali melandai di bulan April, namun demikian tidak terlalu signifikan.

Penjualan mobil bulan April 2021 mengalami penurunan dibanding Maret 2021. Namun tidak terlalu signifikan. Angkanya masih terbilang besar bila dibanding bulan-bulan sebelumnya. Data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penurunan terjadi hampir di semua kategori, selain penjualan retail yang masih menunjukkan peningkatan.

  • Wholesales

Di kategori wholesales (dari pabrik ke dealer) mobil yang dikirim sebanyak 78.908 unit. Angka ini turun 7,1% dibanding pengiriman bulan sebelumnya (Maret 2021) yang mencapai 84.915 unit, namun naik sebesar 903% dibanding tahun lalu (April 2020) yang hanya terjual 7.868 unit.

Dengan tambahan di atas, penjualan mobil ke dealer dari Januari-April 2021 sudah terkumpul sebanyak 265.934 unit, naik 8,7% dibanding Januari-April 2020 yang terjual 244.758 unit.

>>> Transaksi di IIMS 2021 Tembus Rp 1 Triliun

Foto suasana pameran otomotif IIMS Hybrid 2021

Diskon PPnBM dan IIMS Hybrid berkontribusi terhadap peningkatan penjualan mobil di tanah air

  • Retail sales

Penjualan secara retail (dari dealer ke konsumen) mencapai 79.499 unit. Naik sebesar 2.6% dibanding bulan Maret 2021 yang mencapai 77.515 unit, dan naik 227.5% dibanding bulan April 2020 yang hanya terjual 24.275 unit.

Dengan tambahan di atas, total mobil yang dikirim ke konsumen dari Januari-April 2021 sebanyak 257.953 unit. Meningkat 5.9% dibanding Januari-April 2020 yang terjual 243.639 unit.

  • Ekspor

Penurunan terjadi di penjualan mobil ke mancanegara (ekspor), baik yang dikirim secara utuh (Completely Built Up/CBU) maupun urai (Completely Knock Down/CKD). Mobil CBU terkirim sebanyak 23.870 unit. Turun 13.3% dibanding bulan Maret 2021 yang terkirim sebanyak 27.533 unit, namun naik sebesar 114.0% dibanding April 2020 yang terkirim sebanyak 11.154 unit.

Untuk ekspor mobil CKD sebanyak 8.940 unit. Turun 18.5% dibanding ekspor bulan Maret 2021 yang mencapai 10.975 unit, namun naik 195% dibanding April 2021 yang hanya terkirim sebanyak 3.030 unit.

>>> Suzuki Karimun Wagon R Buatan Indonesia Laris Manis di Pakistan

Foto menunjukkan mobil Suzuki Ertiga siap diekspor

Mobil buatan Indonesia juga digemari di mancanegara

  • Impor

Senada dengan penjualan mobil ke luar negeri, pembelian mobil dari luar negeri juga mengalami penurunan. Mobil yang didatangkan hanya 4.560 unit, turun 14.6% dibanding impor bulan Maret 2021 yang mencapai 5.337 unit, namun naik 58,4% dibanding bulan April 2020 yang hanya 2.879 unit.

Dari data di atas terlihat bahwa penjualan bulan April 2021 semuanya lebih tinggi dibanding bulan April 2020. Hal ini bisa dimaklumi mengingat April tahun lalu Indonesia tengah memulai pembatasan aktivitas besar-besaran karena pandemi Covid-19.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat produksi kendaraan di pabrik dihentikan, aktivitas dealer diliburkan, dan masyarakat diminta lebih banyak beraktivitas di dalam rumah.

>>> Cari mobil bekas berkualitas, cek harganya di sini!

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top