Penjualan Menurun, Segmen LCGC Tetap Berkontribusi Besar

03/12/2019

Pasar mobil

3 menit

Penjualan Menurun, Segmen LCGC Tetap Berkontribusi Besar
Segmen LCGC (low cost green car) mengalami penurunan penjualan dibanding tahun lalu. Meski demikian konstribusi segmen mobil murah ini terhadap penjualan nasional masih penting diperhitungkan.

Banyak hal terjadi di tahun 2019 mempengaruhi penjualan otomotif roda empat, dari panasnya suhu politik, melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS, hingga kenaikan pajak BBN KB. Salah satu efeknya, penjualan mobil mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Hingga bulan Oktober tercatat 849.609 unit mobil terjual, turun 11,7% dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai angka 962.712 unit.

Foto Honda Brio Satya tampak dari samping depan

Honda Brio Satya, nomor 1 di segmen LCGC

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini

Salah satu segmen yang mengalami penurunan penjualan yaitu LCGC (low cost green car). Sepanjang 10 bulan pertama 2019 segmen mobil murah ini terjual sebanyak 177.860 unit, turun 7% dari tahun lalu yang mencapai 190.733 unit. Dibanding dengan segmen Low MPV (Multi Purpose Vehicle) atau mobil sejuta umat, penjualan segmen LCGC memang lebih kecil, namun tak terlalu signifikan. Artinya segmen LCGC meski menurut tetap memberikan kontribusi cukup besar terhadap penjualan mobil secara nasional, yaitu 21%.

Untuk segmen Low MPV sendiri mencatatkan penjualan sebanyak 190.485 unit (Januari-Oktober) dengan rincian Toyota Avanza 73.960 unit, Mitsubishi Xpander 52.431 unit, Suzuki Ertiga 20.016 unit, Daihatsu Xenia 18.456 unit, Honda Mobilio 11.743 unit, Nissan Livina 7.831 unit, dan Wuling Confero S 6.048 unit.

Sedangkan segmen LCGC, hingga saat ini masih dihuni 8 model dari 5 merek, yaitu Toyota Calya, Toyota Agya, Daihatsu Sigra, Daihatsu Ayla, Honda Brio Satya, Suzuki Karimun Wagon R, Datsun Go dan Go+, dengan rincian penjualannya Calya 42.590 unit, Agya 20.002 unit, Sigra 43.474 unit, Ayla 19.966 unit, Brio Satya 44.188 unit, Karimun Wagon R 3.545 unit, Datsun Go 2.630 unit dan Go+ 1.429 unit.

>>> Review Suzuki Karimun Wagon R Facelift 2017

Foto line up mobil Datsun di Indonesia

Tidak sesuai harapan, Datsun memutuskan pergi dari Indonesia

Tahun depan dua model dipastikan hilang dari daftar segmen LCGC, yaitu Datsun Go dan Go+. Nissan Motor sudah memutuskan Datsun berhenti beroperasi di Indonesia karena penjualan tidak sesuai harapan. Belum diketahui apakah dua model tersebut bakal mendapat pengganti atau tidak.

>>> Dikabarkan Segera Tutup, Ini Angka Penjualan Datsun Dari Tahun Ke Tahun

>>> Berita informasi dunia otomotif terlengkap hanya ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top