Penjualan Hyundai Bulan April Merosot 56,9 persen

08/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Penjualan Hyundai Bulan April Merosot 56,9 persen
Terganggunya produksi di seluruh dunia dan melemahnya permintaan yang disebabkan COVID-19 membuat penjualan Hyundai bulan April 2020 merosot hingga 56,9 persen.

Hyundai Motor Company mengumumkan hasil penjualan negatif yang dicapai sepanjang April 2020. Total sepanjang satu bulan tersebut sebanyak 159.079 unit kendaraan terjual di seluruh dunia, atau turun 56,9 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019.

Foto logo Hyundai terlihat gagah dan mentereng

Hyundai turut terdampak COVID-19

Merosot di pasar domestik dan mancanegara

Disebutkan penurunan penjualan Hyundai terjadi di pasar domestik dan mancanegara. Penjualan di Korea Selatan turun 0,5 persen menjadi 71.042 unit. Sedangkan penjualan di luar negeri turun 70,4 persen menjadi 88.037 unit.

Terlihat penjualan Hyundai di pasar lokal hanya sedikit mengalami penurunan dibanding April 2019 yang terjual sebanyak 71.413 unit. Ini tak lepas dari dukungan model-model populer seperti Grandeur sedan (dijual sebagai Azera di beberapa pasar) yang memimpin dengan jumlah penjualan domestik sebanyak 15.000 unit. Lalu ada Avante baru (dijual sebagai Elantra di beberapa pasar) serta G80 sedan dan GV80 SUV. Dua model mewah dengan merek Genesis itu turut membantu menjaga momentum penjualan kuat di Korea.

>>> Hyundai Bocorkan Sosok i20N Melalui Sebuah Teaser

Foto menunjukkan Hyundai Azera/Grandeur tampak dari samping depan

Hyundai Azera/Grandeur, laris manis di pasar domestik

Berbeda dengan pasar lokal, penjualan Hyundai di luar Korea melambat 70,4 persen menjadi 88.037 unit dari sebelumnya 297.540 unit pada 2019. Menurut Hyundai hasil ini dikarenakan penutupan sejumlah pabrik di luar negeri. Selain itu, juga permintaan pasar yang menurun tajam karena kebijakan lockdown beberapa negara hingga anjuran untuk lebih banyak berdiam diri di rumah dalam rangka menekan penyebaran COVID-19. Sebelumnya dikabarkan, penjualan Hyundai di kuartal I 2020 turun 11,6 persen, juga disebabkan pandemi virus Corona (COVID-19).

Langkah pemulihan

Untuk mengurangi ketidakpastian pasar yang disebabkan oleh COVID-19, Hyundai Motor akan menerapkan langkah-langkah yang dirancang untuk masing-masing daerah untuk memacu pemulihan yang cepat. Hyundai Motor juga akan meningkatkan kemampuan manajemen risikonya dan menstabilkan rantai pasokannya untuk meminimalkan dampak bisnis negatif dari penyebaran pandemi COVID-19.

Perusahaan ini menerapkan berbagai skema untuk menjaga pelanggannya, seperti memperpanjang masa garansi dan meluncurkan model-model baru secara online.

Bagaimana dengan penjualan Hyundai di Indonesia? Hingga saat ini belum ada rilis data penjualan bulan April 2020 dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO). Jadi, belum diketahui.

>>> Cari dan temukan mobil Hyundai favoritmu di sini!

>>> Berita otomotif menarik lainnya ada disini

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Hyundai Bocorkan Sosok i20N Melalui Sebuah Teaser

07/05/2020

Mobil baru

4 menit

Lama menjadi rumor, akhirnya Hyundai memamerkan sosok hot-hatchback i20N lewat video teaser yang dibintangi pembalap WRC asal Belgia, Thierry Neuville.

Lihat juga

Hyundai Creta 2020 Terjepret Tes di Indonesia, Siap Launching?

06/05/2020

Mobil baru

3 menit

Belum lama setelah kemunculan pertamanya di India, sosok Hyundai Creta tertangkap kamera sedang melakukan tes di Indonesia, dan diprediksi akan dijual dan diproduksi di Indonesia dalam waktu dekat.

Lihat juga

Honda Siapkan SUV Subkompak Baru Untuk Hadang Hyundai Venue

04/05/2020

Mobil baru

4 menit

Meski sudah memiliki WR-V yang cukup diterima di India, Honda masih akan membuat SUV subkompak baru untuk bertarung di pasar yang tengah diminati di India dengan karakteristik desain lebih gahar.

Lihat juga
 
back to top