Pengguna Mobil Pribadi Wajib Membawa Kartu Vaksin

03/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Tidak hanya penumpang kendaraan umum, pengguna mobil pribadi dan sepeda motor juga wajib membawa kartu vaksin selama masa PPKM Darurat 3-20 Juli 2021.

Pemerintah mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali pada Sabtu, 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021. Salah satu yang mendapat perhatian besar adalah mobilitas. Baik warga, pengguna mobil pribadi maupun penyedia layanan transportasi seluruhnya harus mengikuti aturan yang ditetapkan.

Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 Di Wilayah Jawa Dan Bali, bagi siapapun yang melakukan perjalanan dikenakan syarat wajib vaksin dan sudah menjalani tes PCR.

>>> PPKM Darurat Level 3 Atau Level 4, Apa Arti dan Perbedaannya?

Foto menunjukkan Vaksinasi pengendara mobil

Selama PPKM Darurat pelaku perjalanan harus sudah menjalani vaksinasi

Syarat tersebut berlaku tidak hanya untuk penumpang kendaraan umum, tapi juga untuk pengguna mobil pribadi dan sepeda motor. Dalam Inmendagri disebutkan:

"Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api) harus:
1) menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama);
2) menunjukkan PCR H-2 untuk pesawat udara serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut;"

>>> PPKM Darurat Jawa-Bali Sah! Naik Bus Harus Sudah Vaksin dan Antigen

Kapasitas Penumpang 70 Persen

Berbeda dengan kendaraan pribadi dan sepeda motor, untuk penumpang kendaraan pribadi dibatasi maksimal 70 persen agar tidak terjadi kerumunan yang padat. Hal itu sebagaimana tertulis pada butir j yang berbunyi:

Pada sektor transportasi, penumpang kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, serta kendaraan sewa dibatasi maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Foto penumpang bus AKAP

Selama PPKM Darurat Jawa-Bali, sarana transportasi umum tetap beroperasi

Dalam keterangan pers, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan tujuan persyaratan wajib menunjukkan kartu vaksin dan pembatasan kapasitas penumpang adalah untuk melindungi diri dan orang lain dari paparan Covid-19.

"Juga menambah orang lain untuk masuk (mendapat) vaksin, karena dengan vaksin bisa melindungi kita dari serangan Covid-19," kata Menteri Luhut, (1/7/2021).

Untuk protokol kesehatan ketat yang dimaksud diatas adalah memakai masker penutup hidung dan mulut. Bukan hanya menggunakan face shield karena mulut dan hidung masih terbuka dan masih berpotensi menimbulkan penularan.

>>> Tips Aman Mencegah Penularan Virus Covid-19 di Dalam Mobil

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

 
back to top