Pemprov DKI Jakarta Genjot Penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

28/10/2019

Pasar mobil

5 menit

Pemprov DKI Jakarta Genjot Penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Pemprov DKI Jakarta menargetkan akan memperbanyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum alias SPKLU. Charging station kendaraan listrik ini nantinya akan ditempatkan diberbagai fasilitas umum yang ada di Jakarta.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah bertekad untuk menggencarkan kampanye penggunaan kendaraan listrik. Satu diantaranya dengan terus menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

>>> Susul PLN dan Pertamina, BPPT Bakal Memperbanyak Fasilitas Charging Station

Hal ini disampaikan M. Ikhsan Asaad, General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)  Distribusi Jakarta Raya. Ia menyebutkan, sampai saat ini PLN telah memiliki hampir 2000 SPKLU yang tersebar di beberapa titik di Jakarta. "Sudah ada 1.922 unit di DKI Jakarta," ucap dia.

Ada di Pusat-Pusat Perbelanjaan

SPKLU Mobil Listrik

Berlokasi di pusat-pusat keramaian

Ikhsan juga menjelaskan, jika ribuan titik charging station untuk kendaraan listrik tersebut juga berada di beberapa pusat perbelanjaan. Misalnya di Senayan City dan di Pondok Indah Mall. Kemudian akan hadir juga di Gambir.

>>> Promo mobil baru terbaik ada disini

Ia menuturkan, dengan banyaknya stasiun pengisian daya baterai listrik ini diharapkan maysarakat sudah tidak ragu lagi untuk menggunakan kendaraan listrik. "Kami ingin masyarakat yang sudah menggunakan kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan sumber energi baterai listrik kendaraannya. Pada beberapa titik kita juga sudah sediakan unit yang ultra fast charging dan fast charging," ucap Ikhsan.

Bayar Pakai Uang Elektronik

SPKLU Kendaraan Listrik PLN

Lengkap ada fasilitas fast charging

>>> Pilihan mobil bekas paling lengkap ada disini

Ikhsan juga sedikit menjelaskan tentang mekanisme penggunaan fasilitas SPKLU ini. Yaitu menggunakan sistem uang elektronik. "Kita akan kerjasama dengan fintech yang sudah ada, nanti masyarakat tinggal tap pakai kartu saat mau ngecas mobil listriknya," ucap dia.

Perihal tarif pengisian daya pada Sistem Pengisian Kendaraan Listrik Umum ini, Ikhsan belum mau banyak berkomentar. Menurutnya, hal itu masih menunggu keputusan dari Pemerintah. "Kita tunggu dulu ketetapannya seperti apa. Maunya tidak terlalu malah agar masyarakat juga tidak terbebani, tapi juga tidak terlalu murah biar investasinya jalan terus," pungkasnya.

>>> Berita mobil lainnya ada disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top