Pemprov DKI Cabut Kelonggaran PSBB Transisi Jika ...

07/06/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Pemprov DKI Cabut Kelonggaran PSBB Transisi Jika ...
Pemprov DKI Jakarta bakal mencabut kelonggaran PSBB transisi jika terjadi lonjakan kasus COVID-19 yang disebabkan warga tidak disiplin mematuhi aturan.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memasuki tahap 4 setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memperpanjang mulai 4 Juni hingga akhir bulan. Pemprov menyebutnya sebagai PSBB Transisi dari pembatasan sosial masif menuju aman, sehat, dan produktif.

11 sektor dilonggarkan secara bertahap

Pemprov melonggarkan kegiatan sosial ekonomi yang berjumlah 11 sektor secara bertahap pada PSBB transisi ini.

Rumah ibadah seperti masjid, gereja, pura, vihara, dan yang lain boleh digunakan mulai Jum'at, 5 Juni dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Fasilitas olah raga outdoor, transportasi umum, kendaraan pribadi, angkutan umum massal, dan taksi juga boleh beroperasi dengan syarat yang sama dan maksimal 50 persen. Khusus sepeda motor pribadi dan mobil pribadi boleh diisi seratus persen bila digunakan satu keluarga.

>>> Anies Izinkan Ojol Boleh Angkut Penumpang Lagi Mulai 8 Juni 2020

Foto Gubernur DKI Anies Baswedan saat mengumumkan PSBB tahap 4

Pemprov DKI memberlakukan PSBB tahap 4

Perpustakaan, museum, galeri, RPTRA, dan pantai mulai beroperasi pada tanggal 8 Juni. Ojek aplikasi baru boleh beroperasi angkut penumpang mulai 8 Juni. Pasar dan pusat perbelanjaan kembali beroperasi mulai 15 Juni. Taman rekreasi baik indoor maupun outdoor, baru boleh buka mulai Sabtu atau Minggu, tanggal 20-21 Juni. Yang terakhir mulai 22 - 28 Juni 11 sektor sudah bisa beroperasi secara keseluruhan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Emergency Brake Policy

Harapan pemerintah segala aturan PSBB transisi ini bisa menekan angka penyebaran COVID-19 sehingga bisa dilanjutkan ke transisi fase ke 2.

Namun jika yang terjadi sebaliknya banyak warga tidak disiplin dan tidak mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan sehingga menyebabkan lonjakan kasus COVID-19 yang mengkhawatirkan, pemerintah sudah siap dengan Emergency Brake Policy atau kebijakan rem darurat.

Segala kelonggaran yang dilakukan sebelumnya dicabut dan pemerintah bakal menerapkan pembatasan yang lebih ketat lagi.

>>> Ini Cara Menghindari Tertular Virus Corona di Transportasi Umum

Foto menunjukkan pemeriksaan kendaraan di PSBB Jakarta

Status PSBB transisi dicabut jika tidak sukses menekan angka penyebaran COVID-10

>>> Simak terus berita mobil terlengkap dan terupdate hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top