Pemerintah Targetkan Bangun Jalan Tol Baru 2.724 Km Hingga 2024

24/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Pemerintah Targetkan Bangun Jalan Tol Baru 2.724 Km Hingga 2024
Pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol baru sepanjang 2.724 kilometer hingga 2024. Dengan begitu Indonesia bakal punya jalan tol sepanjang 4.817 km.

Pembangunan infrastruktur jalan tol belum akan berhenti dalam waktu dekat. Terlebih sejumlah ruas masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No. 56/2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.

Dalam rilisnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut secara keseluruhan, 64 proyek tol masuk dalam kategori PSN. Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono manfaat besar dari kehadiran jalan tol diantaranya mengurangi biaya pengiriman logistik, terutama di kawasan-kawasan produktif. Dengan demikian daya saing produk dalam negeri juga lebih meningkat.

Bangun tol baru 2.724 Km

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian PUPR menargetkan pembangunan jalan tol baru sepanjang 2.724 km di seluruh Indonesia hingga 2024. Tol baru tersebut bakal melengkapi tol lama yang saat ini sudah beroperasi. Untuk saat ini, hingga Oktober 2020 jumlah tol beroperasi  sepanjang 2.303,8 Km.

>>> 10 Jalan Tol Beroperasi Dalam Setahun, Ini Daftarnya!

Foto menunjukkan jalan Tol Manado-Bitung

Banyak jalan tol beroperasi tahun ini

“Kementerian PUPR menargetkan untuk membangun 2.724 km jalan tol baru di seluruh Indonesia hingga 2024. Dengan begitu, total ruas tol di seluruh Nusantara akan mencapai panjang 4.817 km.” tutur Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dalam Jumpa Pers Virtual bertajuk Progres Pembangunan Proyek Strategis Nasional Bidang Jalan dan Jembatan, Selasa (20/10/2020).

“Hingga akhir 2019 telah beroperasi 2.093 km jalan tol, dan sampai Oktober 2020 total 2.303,8 km (tambahan 310 km tol baru yang diresmikan)." tambahnya.

Turunkan Travel Time

Peningkatan infrastruktur jalan tol merupakan bentuk dukungan penting bagi kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan jalan tol bakal mengurangi waktu tempuh rata-rata (travel time) per 100 km dari yang biasanya 2,3 - 2,5 jam menjadi 1,5 jam.

Dengan waktu tempuh yang makin cepat, biaya operasional pengiriman juga bisa ditekan. Kemudian rit pengantaran juga semakin banyak karena waktu yang lebih ringkas.

"Strategi untuk mencapai itu adalah salah satunya dengan menjadikan jalan bebas hambatan sebagai backbone. Untuk mencapai target travel time 1,5 jam/100 km tersebut, berdasarkan hasil kajian dibutuhkan hampir 19 ribu km total jaringan jalan bebas hambatan di Indonesia," ujar Hedy.

>>> Pahami Aturan Berkendara di Jalan Tol Agar Tak Melanggar

Foto menunjukkan Truk melintas di Jalan Tol Semarang

Banyak jalan tol, pengiriman logistik semakin mudah

>>> Berita otomotif terbaru hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top