Pemerintah Targetkan 25 Ribu SPKLU di 2030

06/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Target pembangunan 25 ribu unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada tahun 2030 cukup besar, meskipun bukan mustahil untuk diwujudkan.

Pemerintah menargetkan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada 2030 demi mendukung Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di Tanah Air.

"Pemerintah telah menargetkan pembangunan SPKLU sekitar 25 ribu unit di tahun 2030," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif yang dibacakan Dirjen Ketenagalistrikan ESDM Rida Mulyana pada peluncuran virtual 2 SPKLU baru yang disiarkan kanal Youtube BT2MP BPPT, Kamis (5/8/2021).

"Dengan inisiatif ini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur SPKLU sehingga target yang dicanangkan dapat segera terwujud.

Foto Grab Hyundai Ioniq EV tengah mengisi daya di SPKLU

Jumlah stasiun pengisian mobil listrik di tanah air terus bertambah

147 SPKLU beroperasi

Untuk saat ini (Agustus 2021) menurut Rida, SPKLU yang sudah terbangun dan beroperasi sebanyak 147 unit dan tersebar di 119 tempat di Indonesia. Angka ini meningkat dari sebelumnya 122 unit di 83 pada akhir Mei 2021 lalu.

>>> Indonesia Punya 122 SPKLU Mobil Listrik di 83 Tempat, Ini Daftarnya

Yang terbaru 2 SPKLU dibangun di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina Jalan Lenteng Agung dan MT Haryono yang diresmikan secara virtual pada Kamis, (5/8/2021).

Keduanya punya fasilitas fast charging 50 kW, juga beberapa jenis colokan atau plug charger kendaraan yang memenuhi standar Eropa dan Jepang, seperti CCS2 gun (standar Eropa), Chademo (standar Jepang), serta AC Type 2 dengan daya 43 kW.

Target 25.000 unit

Kembali ke target 25 ribu SPKLU pada 2030. Itu adalah angka yang cukup besar, namun tidak mustahil untuk diwujudkan. Terlebih target tersebut dicanangkan oleh negara yang memiliki banyak sumber daya dan dukungan.

Sebagai gambaran, Tesla yang merupakan produsen mobil listrik paling laris di dunia bisa memiliki 25.000 supercharger V3 berkapasitas 250 kW dalam waktu 9 tahun. Dimulai tahun 2012 untuk mendukung peluncuran Model S di Amerika Serikat hingga Maret 2021.

>>> Tesla Buka Stasiun Pengisian Supercharger Pertama di ASEAN

Foto menunjukkan dua mobil listrik tengah mengisi daya di SPKLU Lenteng Agung

Pemerintah menargetkan 25 ribu unit SPKLU di 2030

Jumlah tersebut terkumpul di 2.700 stasiun yang tersebar di berbagai negara, dengan rata-rata per stasiun 9 stall pengisian.

Dalam laporan terbarunya, saat ini Tesla memiliki 2.966 stasiun dengan 26.900 stall pengisian berkat berkat penambahan 267 stasiun baru yang didapat di kuartal II (April-Juni).

Jadi, apakah target 25 ribu SPKLU dalam waktu 9 tahun terlalu muluk-muluk? Tunggu saja realisasinya!

>>> Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Mobil Listrik di Indonesia

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top