Pembuatan 22 Jam, Ini Dia Fakta Menarik Sejarah Mobil Kijang Lainnya

24/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Pembuatan 22 Jam, Ini Dia Fakta Menarik Sejarah Mobil Kijang Lainnya
Toyota Kijang menjadi tonggak penting sejarah otomotif Tanah Air. Dikenal dengan nama Toyota Innova, lihat lagi berbagai fakta mengenai sejarah mobil Kijang di Indonesia.

Walaupun segmen MPV menarik berbagai model baru di pasar otomotif Tanah Air, namun pesona Toyota Kijang tak pernah luntur. Saat ini dikenal dengan nama Toyota Innova, MPV klasik Toyota ini tetap membukukan catatan penjualan yang lumayan. Dengan eksistensi yang tetap terjaga hingga saat ini, berikut fakta mengenai sejarah mobil Kijang yang ada di Indonesia.

1. Diperkenalkan sejak 1977

Hampir 43 tahun sejak pertama kali Toyota memperkenalkan Kijang pada Pekan Raya Jakarta tahun 1977. Generasi pertama Toyota Kijang hadir selama 4 tahun, hingga 1981. Kala itu, desain Toyota Kijang dibuat dengan cukup sederhana. Contohnya penutup pintu yang saat itu dibuat dari terpal dan plastik.

peluncuran Toyota Kijang oleh Presiden Soeharto
Toyota Kijang generasi pertama yang diperkenalkan tahun 1977

Toyota terus mengembangkan Kijang. Ketika pertama kali diluncurkan, Kijang generasi pertama memiliki kap mesin yang dibuka ke samping. Sehingga ketika dibuka, tampilan depan mobil ini disebut mirip dengan buaya. Maka tak salah jika generasi pertama Kijang dikenal dengan nama Kijang Buaya.

>>> Sejarah Mobil Timor: Jejak Perkembangan Mobil Nasional Tanah Air

2. Asal mula nama Kijang

Sebelum memperkenalkan Kijang, Toyota pada awalnya berencana untuk membawa dua jenis mobil lain. Namun keinginan Presiden Soeharto kala itu untuk meningkatkan industri otomotif Indonesia dengan memberikan insentif pada kendaraan niaga. Maka dari itu, Direktur PT. Astra International memprakarsai kelahiran Kijang.

Toyota Kijang generasi kedua berwarna merah
Sejarah mobil Kijang generasi kedua yang dipasarkan tahun 1981

Penamaan Kijang sendiri merupakan hasil sayembara pada rapat internal contributor produk Toyota. Ada dua opsi nama, ‘Kancil’ dan ‘Kijang’. Dikarenakan Kancil pada saat itu mendapatkan konotasi negatif, maka nama Kijang terpilih. Pemilihannya tak terlepas dari andil Jusuf Kalla, selaku CEO NV Hadji Kalla sebagai pemilik perusahaan distributor Toyota di Indonesia.

>>> Review Toyota Kijang 1981: Penerus Kesuksesan Generasi Pertama

3. 6 generasi dengan 6 nama

Penamaan Toyota Kijang sebagian besar terlihat dari masing-masing generasi. Dimana generasi pertama KF10 mendapatkan nama Kijang Buaya, generasi kedua yang dipasarkan pada 1981 hingga 1986, Kijang KF20 dikenal dengan nama Kijang Doyok. Nama Doyok diambil dari komik yang terkenal pada saat itu.

Selanjutnya, generasi ketiga yang diproduksi pada 1986 hingga 1997 dikenal dengan nama Toyota Kijang Super. Baru pada saat ini Toyota memperkenalkan logo Kijang yang legendaris. Selanjutnya pada 1997 hingga 2004, generasi keempat diproduksi dan dikenal dengan nama Kijang Kapsul. Popularitas yang meningkat membuat Toyota akhirnya mulai mengekspor Kijang ke negara tetangga.

 facelift Kijang generasi keempat berwarna putih
Toyota Kijang LGX, versi facelift tahun 2000-2002

Tahun 2004 hingga 2013, Kijang Innova diproduksi. Inilah kali pertama Toyota menggunakan nama Innova untuk MPV yang akhirnya naik kelas ke kendaraan mewah. Dan generasi yang dipasarkan saat ini merupakan generasi keenam yang diperkenalkan pada 2013 silam yang dikenal dengan nama Toyota Innova.

>>> Tetap Melejit Di Tengah Lesunya Pasar SUV, Yuk Kita Intip Sejarah Toyota Rush

4. Berbeda nama di berbagai negara

Kejayaan Kijang yang semula dipasarkan hanya untuk Indonesia akhirnya mulai diterima di berbagai negara. Hal tersebut berimbas pada ekspor Toyota Kijang yang mulai dipasarkan di berbagai negara. Dalam pemasarannya, Toyota mengubah nama mobil ini. Seperti Toyota Unser di Malaysia dan Singapura, Revo di Filipina, Zace Surf di Taiwan, Zae di Vietnam, serta Condor 4x4 di Afrika Selatan.

5. Sejarah mobil Kijang dalam angka

Kijang Innova saat ini diproduksi di pabrik TMMIN Plat 1 Kawarang, pabrik Toyota berusia 22 tahun yang turut memproduksi Toyota Fortuner. Berikut beberapa fakta menarik Kijang lainnya dalam angka;

  • Setiap tahun, pabrik ini bisa memproduksi hingga 130.000 unit mobil untuk kebutuhan domestik maupun ekspor Kijang Innova maupun Toyota Fortuner.
  • Dibutuhkan 370 kg baja untuk embuat satu unit mobil. Dimana setiap baa dicetak melalui proses stamping untuk mendapatkan bentuk yang diperlukan.
  • Proses stamping mengandalkan 15 robot untuk meningkatkan kecepatan kerja, mengurangi resiko, serta memberikan tingkat presisi yang tinggi.
  • Sekitar 26 robot terlibat dalam proses wielding (pengelasan) yang menyatukan lebih dari 440 komponen.
  • 24 robot terlibat dalam proses pengecatan. Untuk satu unit mobil, dibutuhkan 13 liter cat yang terdiri dari 8,5 liter car anti karat, 1 liter cat primer, 2 liter cat top coat, serta 1,5 liter car clear.
  • Dari berbentuk komponen hingga menjadi mobil utuh, dibutuhkan sekitar 22 jam untuk membuat 1 unit Toyota Kijang Innova.

>>> Simaklah berita terbaru tentang pasar mobil di Indonesia dengan klik sini

 pabrik Toyota dengan mobil Toyota diproduksi
Butuh waktu 22 jam untuk membuat satu unit Toyota Innova

Sejarah mobil Kijang memang tercipta sebagai bagian dari kerja sama Toyota dengan pemerintah Indonesia. Dan hingga saat ini, Kijang Innova yang menjadi generasi teranyar Kijang tetap menjadi pilihan keluarga Tanah Air yang menginginkan kendaraan yang bisa memuat banyak penumpang serta mesin yang bandel untuk pengendaraan harian. 

>>> Berita mobil baru yang baru diluncurkan di dunia bisa Anda cari disini

Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top