Pembatasan Usia Kendaraan Bermotor, Gaikindo Siap Dukung

04/07/2019

Pasar mobil

3 menit

Wacana pembatasan usia kendaraan bermotor digulirkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan. Bagaimana tanggapan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) yang notabene asosiasi mitra pemerintah?

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menawarkan solusi pembatasan usia kendaraan bermotor guna mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di ibu kota dan kota-kota besar lain. Tidak hanya kendaraan umum, namun juga menyasar pada kendaraan-kendaraan pribadi.

Potret kemacetan di salah satu ruas jalan ibu kota DKI Jakarta

Pembatasan usia kendaraan bermotor diusulkan untuk mengurangi populasi

Sebagai asosiasi yang menaungi puluhan produsen otomotif, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) dipastikan bakal kena dampak langsung jika wacana pembatasan usia kendaraan ini terealisasi. Maklum, GAIKINDO sebagaimana Kementerian Perindustrian saat ini tengah gencar-gencarnya mendorong pertumbuhan industri otomotif baik mobil maupun sepeda motor. Target bahkan dicanangkan dalam satu tahun pertumbuhan mobil mencapai lebih dari satu juta unit dan sepeda motor 6-8 juta unit.

>>> Temukan daftar lengkap mobil dengan harga menarik di sini

Terkait usulan dari pemerintah ini GAIKINDO tidak mau berspekulasi lebih jauh. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Yohanes Nangoi meyakini jika harus diterapkan kebijakan tersebut bakal dilakukan secara bertahap dimulai dari jenis kendaraan-kendaraan tertentu. "Itu (pembatasan umur kendaraan) nanti bertahap, bukan langsung. Jadi kendaraan umum seperti truk, bus dan segala macam itu nanti rencananya akan dibatasi," tutur Yohanes Nangoi seperti dikutip dari Detik, (2/07/2019).

Nangoi juga yakin kalau tujuan inti dari pemerintah adalah untuk kemaslahatan masyarakat secara umum, dan GAIKINDO pasti akan mendukung sepenuhnya. "Tapi tentunya dengan pemikiran yang lebih matang dengan tujuan keselamatan maupun kenyamanan masyarakat, karena kalau kendaraannya sudah terlalu tua banyak mesin yang rewel ataupun juga keamanannya sudah tidak baik kan berbahaya," lanjutnya. "Ya kita mengamini apalagi kalau tujuannya untuk keamanan dan kenyamanan pasti akan saya support," tuturnya tegas.

Gambar menunjukkan banner pameran otomotif GIIAS 2019

Gaikindo siap menggelar pameran otomotif terbesar tahun ini, GIIAS 2019 BSD City Tangerang Banten, pada 18 Juli 2019

>>> Kurangi Kemacetan, Pemerintah Usul Pembatasan Usia Kendaraan Bermotor

Soal efeknya terhadap perkembangan industri otomotif, pasar dirasa bisa menyesuaikan. Seperti di beberapa negara yang telah melakukan pembatasan usia kendaraan seperti Singapura, China dan Inggris masyarakatnya juga bisa menyesuaikan dan industri otomotif tetap berkembang. Mungkin bakal ada penurunan dan sebagainya, tapi yang paling utama adalah soal kenyamanan dan keselamatan.

"Kalau kita bicara dibatasin kendaraan penumpang atau pribadi buat otomotif, buat kami tidak ada masalah. Karena pasti orang kan tidak mungkin berhenti naik mobil," tambah Nangoi. "Jadi kalau saya bilang ini terutama adalah tujuannya keselamatan dan kenyamanan yang paling utama," katanya.

>>> Berita terlengkap dari dunia otomotif hanya ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top