Pelajaran yang Bisa Diambil dari Kecelakaan Moge Tabrak Motor di Bintaro

02/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Ada pelajaran yang bisa diambil dari Moge Tabrak Motor di Bintaro agar kejadian seperti ini tidak lagi terulang di jalan. Pelajaran apakah itu?

Kecelakaan lalu lintas melibatkan pengendara motor kembali terjadi. Kali ini melibatkan pengendara motor gede (moge) dan pemotor wanita hingga tewas terjadi di Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (1/8). Kejadian ini mengakibatkan satu korban jiwa melayang. 

>>> Begini Kronologi Kecelakaan Moge Tabrak Motor di Bintaro

Gambar menunjukan Kecelakaan

Kejadi terjadi pada Minggu (1/8) pagi di depan Hotel Santika, Bintaro, Tangerang Selatan

Pelajaran yang Bisa Diambil

Dari insiden kecelakaan yang menewaskan pemotor wanita ini, ada pelajaran yang bisa diambil agar tidak terjadi lagi hal serupa di jalan. Menurut Praktisi keselamatan berkendara yang juga Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana mengatakan bahwa berkendaralah dengan bijak sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Sesuaikan kecepatan kendaraan dengan lalu lintasnya atau aturan undang-undang yang berlaku. Karena kecepatan kendaraan yang lebih pelan dapat mengakibatkan tabrak belakang dan kecepatan yang lebih kencang bisa tabrak depan. Moge tersebut harus digunakan bertahap karena pengendara butuh orientasi, terutama power mesin, kemampuan rem & keseimbangannya. Cepat atau lamanya pengendara dalam beradaptasi tergantung kemampuannya dalam memahami tingkat bahayanya."  kata Sony kepada Cintamobil.com, Senin (2/8/2021).

Sementara itu ia juga menghimbau untuk menghindari menyebrang dengan teknik potong jalan karena resikonya tinggi. Selain itu perlu juga diingat pentingnya untuk selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat berkendara terutama helm.

“Hindari menyebrang dengan teknik potong jalan karena resikonya tinggi, kecuali ada rambu-rambunya yang dapat membantu. Hal ini yg sering dilakukan para wanita. Memotong jalan harus dilakukan bertahap daan minimal berjarak 50 meter jadi lebih baik cari putar balik di depannya sekalipun lebih jauh. Selain itu sebaiknya selalu gunakan APD terutama helm saat berkendara.” tutupnya.

>>> 2 Alasan Sopir Truk Tabrak Orang Yang Tiba-Tiba Mencegat

Gambarf menunjukan Moge

Polisi saat ini tengah mengumpulkan barang bukti

Pelaku Masih Berusia 17 Tahun

Peristiwa naas itu sendiri terjadi pada Minggu (1/8) pagi di depan Hotel Santika, Bintaro, Tangerang Selatan. Kanit Laka Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama menyebut pengendara wanita tersebut diduga mengurangi kecepatan saat hendak berbelok ke arah kiri jalan. Tak lama berselang belum sempat berbelok, konvoi moge melintas, tabrakan tak bisa dihindari.

“Usia pengendara moge 17 tahun, untuk usia pengendara Honda Beat usia 50 tahun. Untuk sementara masih dalam tahap penyelidikan, kami juga sedang dalam proses mengumpulkan alat bukti,” kata Nanda seperti dikutip dari Korlantas.polri Senin (2/8/2021).

>>> 8 Cara Mencegah Mobil Terbakar di Jalan

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top