Pasokan BBM Terbatas, Warga Palu Berbondong-Bondong Antre Di Pom Bensin

05/10/2018

Pasar mobil
Satu minggu setelah gempa besar mengguncang Donggala dan tsunami yang terjadi di Palu, kurangnya pasokan BBM menjadi salah satu kendala yang dihadapi masyarakat sekitar dan relawan yang bertugas. Pom bensin dipenuhi oleh masyarakat yang ingin membeli BBM.

Di salah satu pom bensin yang terletak di Jalan ER Martadinata, Palu, pada hari Rabu (3/10) mulai dibuka dan dipenuhi kendaraan. Antrean warga mengular dari arah Pantai Talise hingga Pelabuhan Pantoloan, Palu yang berjarak sekitar 2 kilometer dan dari arah sebaliknya. Tampak Brimob bersenjata mengatur lalu lintas agar antrean tidak mengganggu ruas jalan.

Gambar yang menunjukan warga Palu yang mengantre BBM di pom bensin

Antrean mengular di sepanjang pom bensin di Palu

Dilansir dari beberapa sumber, pasokan BBM sebenarnya sudah mulai masuk ke Palu sejak Senin (1/10) lalu. Banyaknya warga yang menginginkan BBM membuat rombongan sepeda motor mengikuti truk BBM Pertamina.

>>> Efek Promo Bensin Murah, Kemacetan Parah di Jalan TB. Simatupang

Kurangnya persediaan BBM di Palu dan sekitarnya membuat relawan yang berangkat ke Palu disarankan untuk menyiapkan stok BBM minimal 150 liter. Sejumlah relawan yang datang ke Sulawesi Tengah mulai was-was kehabisan bensin selama perjalanan. Bahkan beberapa relawan terlihat berjalan kaki mencapai daerah yang dituju.

"Kondisi Kota Palu, pascabencana gempa dan tsunami terus berbenah. Namun yang tetap memprihatinkan, bensin tetap menjadi barang langka bagi warga termasuk relawan," kata Koordinator Relawan Jurnalis, Adi Takdir sebagaimana dikutip dari Tribun Makassar.

>>> Dapatkan berita pasar mobil terbaru dan terlengkap hanya di Cintamobil.com

Gambar yang menunjukan warga Palu yang meninggalkan jeriken di pom bensin

Warga meninggalkan jeriken untuk mengantre di pom bensin

Selain untuk transportasi, kebutuhan BBM memang sangat dibutuhkan untuk distribusi bantuan serta evakuasi. BBM juga diperlukan sebagai bahan bakar jenset untuk penerangan di malam hari dan pemompa air tanah. Warga dan relawan harus rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan persediaan BBM.

Pihak SPBU di Palu memang sudah menyediakan BBM berjenis Pertalite untuk dibagikan kepada pengantre. Panjangnya antrean membuat setiap orang hanya mendapatkan jatah 5 liter dengan harga Rp 35.000. Aparat Kepolisian dan TNI ikut berjaga ketika petugas SPBU mengisi BBM dengan alat manual ke jeriken satu per satu.

>>> Update berita otomotif terkini hanya di Cintamobil.com

Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top