Pabrik Tesla di China Hasilkan 5.000 Mobil per Minggu

23/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Pabrik Tesla di China Hasilkan 5.000 Mobil per Minggu
Produksi mobil listrik Tesla di Gigafactory 3 atau pabrik Tesla di China benar-benar maksimal. Dalam setiap Minggu bisa menghasilkan 5.000 unit Tesla Model 3.

Menjadi produsen mobil listrik paling laris di dunia tak membuat Tesla santai. Perusahaan asal Amerika tersebut terus mengembangkan diri seiring permintaan produk yang terus meningkat.

Saat ini Tesla sedang dalam proses perluasan infrastruktur manufaktur yang signifikan, membangun tiga pabrik baru dan besar di tiga benua secara bersamaan. Selain itu Tesla jug meningkatkan kapasitas produksi di pabrik yang sudah ada.

Media China, China.org.cn menulis, tahun ini output dari semua pabrik sudah melampaui 800.000 unit per tahun. Padahal belum ditambah lini Model Y yang tidak lama lagi bakal beroperasi di pabrik China.

  • Pabrik Tesla di Fremont, California

Pabrik Tesla's Fremont sekarang mampu memproduksi hingga 500.000 Model 3 dan Model Y dalam setahun. Angka ini naik dari maksimal produksi tahun lalu yang hanya 400.000 unit per tahun. Model terbanyak diproduksi adalah Model Y.

  • Tesla Giga Shanghai (Gigafactory 3) di China

Foto menunjukkan Pabrik Tesla di China

Pabrik Tesla di China capai kapasitas maksimum

Berdasarkan laporan Q3, pabrik Tesla Gigafactory 3 Shanghai China, sekarang dapat memproduksi hingga 250.000 Model 3 per tahun atau sudah sesuai target awal. Jika dihitung setiap Minggu pabrik mampu menghasilkan 5.000 unit kendaraan.

Sebagai informasi, pabrik Tesla di China ini mulai beroperasi akhir 2019 dengan target 3.000 unit per minggu / 150000 unit per tahun. Target kemudian dinaikkan menjadi 4.000 unit per minggu / 200.000 unit per tahun dan ditingkatkan lagi menjadi 5000 unit per minggu / 250.000 unit per tahun.

Untuk sementara hanya Model 3 yang diproduksi, sedangkan Model Y menyusul tahun depan. Sumber terpercaya sebagaimana ditulis China.org.cn, menyebut Model Y juga bakal digenjot untuk mencapai maksimal produksi. Namun itu masih butuh waktu sekitar setahun.

Ditingkatkannya kapasitas produksi di China tak lepas dari besarnya permintaan pasar. Tesla China telah memangkas harga menjadi 37373 USD atau sekitar Rp 500 juta setelah insentif. Dengan harga yang semakin murah, Tesla Model 3 semakin banyak diminati.

"Kami mengurangi harga Model 3 menjadi 249.900 RMB setelah insentif, menjadikannya sedan premium dengan harga terendah di China." tulis China.org.cn.

>>> Tesla Model 3 Potong Harga untuk Pulihkan Industri Otomotif di China

Foto Tesla Model 3 buatan pabrik Tesla di China

Untuk sementara, hanya Model 3 yang diproduksi pabrik Tesla di China

  • Tesla Giga Berlin (Gigafactory 4) di Jerman

Tesla Gigafactory 4 masih dalam proses pembangunan. Progres pabrik yang berlokasi di Grünheide dekat Berlin di Jerman ini dilaporkan berkembang sangat pesat. Jika tidak terjadi kemunduran, produksi Model Y akan dimulai pada 2021. Sedangkan Model 3 menyusul berikutnya.

"Pembangunan Gigafactory di Berlin terus berkembang pesat. Bangunan sedang dibangun dan pemindahan peralatan akan dimulai dalam beberapa minggu mendatang. Pada saat yang sama, tim Giga Berlin terus berkembang. Produksi diharapkan dimulai pada 2021."

  • Tesla Giga Texas (Gigafactory 5) di AS

Terakhir, pabrik Tesla di Texas juga sedang dibangun di Austin Texas. Kabarnya hanya model Model Y dan Cybertruck yang akan diproduksi. Sedangkan Model 3 belum diketahui.

>>> Dapatkan mobil yang kamu cari di sini!

>>> Berita otomotif terbaru hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top