Hyundai memang tengah gencar menggarap pasar Indonesia, setelah launching Kona EV dan Ioniq sebagai tumpuan di segmen elektrifikasi, pabrikan Korea Selatan itu bersiap untuk memproduksi EV di Indonesia mulai 2022.
Pabrik Hyundai Indonesia akan rampung 2021
Hyundai tengah membangun pabrik perakitan mobil di kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat, dan dperkirakan akan rampung tahun depan. Hal ini diungkapkan oleh Lee Kang Hyun selaku Vice President dan Chief Operation Officer (COO) Hyundai Motor Asia Pacific dalam acara West Java Investment Summit, beberapa saat lalu.
>>> Hyundai Ioniq dan Kona Jadi Mobil Listrik Termurah di Indonesia
“Hyundai Motor tengah membangun pabrik di Cikarang. Meski terhambat pandemi Covid-19, dengan dukungan penuh pemerintah proses pembangunan pabrik kini telah mencapai 65%,” ujar Lee seperti dikutip situs ESDM Provinsi Jawa Barat.
“Pabrik tersebut akan memulai produksi mobil pada akhir 2021, dan mulai melakukan produksi EV Hyundai yang akan dijual secara lokal tahun 2022,” tambahnya.
Siap produksi 250.000 unit per tahun
Investasi Hyundai di Indonesia sendiri dimulai sejak Desember 2018, di mana pabrikan asal Korea Selatan itu menggelontorkan investasi sebesar $880 juta (setara 12,5 triliun Rupiah), kemudian meningkat jadi $ 1,55 miliar (setara 22 triliun Rupiah) pada 2019 lalu.
Kona Electric dan Ioniq jadi EV Hyundai di Indonesia
Lee mengatakan pabrik baru Hyundai akan mulai beroprasi pada akhir 2021, dan memproduksi line-up mobil bermesin ICE (Internal Combustion Engine). Sementara itu, produksi EV Hyundai akan dimulai pada 2022.
Soal kapasitas pabrik baru Hyundai, target awal produksi mobil berkisar mulai 150.000 unit per tahun, dan akan naik jadi 250.000 unit ketika rencana investasi telah rampung. Dari angka tersebut 53% produksi pabrik akan dipasarkan ke luar negeri, sebagian besar ke pasar ASEAN dan Australia, dengan sisa 47% sebagai mobil untuk pasar Indonesia.
>>> Melihat Penjualan Mobil Listrik Hyundai di Indonesia, Sudah Ada yang Beli?
Tidak hanya Indonesia
Namun, Indonesia bukan satu-satunya negara ASEAN yang mendapat investasi dari Hyundai. Bulan lalu, Singapura juga mendapatkan investasi dari Hyundai untuk membangun innovation centre, yang diplot sebagai lab untuk R&D dan juga pabrik baru berskala kecil untuk perakitan EV.
Hyundai juga berinvestasi di Singapura untuk membuat R&D Center
Fasilitas yang diberi nama Hyundai Motor Group Innovation Centre (HMGICS) berada di kawasan Jurong Innovation District (JID), dan mulai beroperasi pada akhir 2022. Nantinya, pabrik baru Hyundai Singapura tersebut memiliki kapasitas produksi sampai 30.000 unit per tahun pada 2025, yang kemungkinan akan diplot sebagai tempat perakitan line-up sub-brand EV Hyundai, Ioniq.
>>> Berita mobil baru, event, promosi, informasi pasar mobil baru 2020


