OX99-11 V12, Mobil Langka Buatan Yamaha Yang Kini Jadi Rebutan Kolektor

21/06/2019

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
OX99-11 V12, Mobil Langka Buatan Yamaha Yang Kini Jadi Rebutan Kolektor
Terkenal sebagai produsen sepeda motor kelas dunia, Yamaha pernah mencoba keberuntungan merambah segmen roda empat dengan menciptakan mobil bertenaga buas, OX99-11 di masa lampau. Lantas bagaimana ceritanya Yamaha OX99-11 V12 berubah jadi barang langka dan jadi rebutan para kolektor?

Menyebut nama Yamaha yang terbersit di kepala adalah produsen sepeda motor paling terkenal di dunia. Tidak salah karena Yamaha memang fokus mengembangkan kendaraan roda dua mulai dari kelas bawah hingga kelas premium dan sport. Meski demikian bukan berarti Yamaha tak piawai membuat produk lain yang non sepeda motor. Yamaha punya banyak sekali produk yang bukan sepeda motor seperti jet air, boats, golf car, sepeda listrik, alat-alat musik, generator, pompa air hingga pembersih air.

Foto menunjukkan Yamaha Tmax 530, skuter matik bertenaga besar

Yamaha lebih populer sebagai produsen sepeda motor ketimbang yang lain

Dua tahun lalu di pameran otomotif Tokyo Motor Show 2017 Yamaha menghadirkan mobil konsep bernama Cross Hub. Ini pula yang membuat kabar Yamaha bakal serius bermain di segmen roda empat semakin menyebar. Yah, meski sampai saat ini belum terdengar lagi kelanjutannya setidaknya hal tersebut sudah menunjukkan kalau Yamaha pun bisa membuat mobil dengan desain keren se keren sepeda motor ciptaannya.

>>> Mobil Konsep Baru Yamaha Hasil Garapan Desainer Tim Formula 1

Jauh sebelum Cross Hub diciptakan, Yamaha juga pernah merilis supercar nyentrik bernama Yamaha OX99-11 V12. Mobil yang diproduksi oleh anak usaha Yamaha, Ypsilon Technologi bersama perusahaan desain otomotif International Automotive Design (IAD) yang berbasis di Inggris pada tahun 1992 ini hanya sukses dibikin 3 unit saja.

Foto menunjukkan Yamaha OX99-11 tampak samping depan

Foto menunjukkan mobil langka Yamaha OX99-11 V12 tampak dari belakang

Yamaha OX99-11 V12 pernah digadang menjadi mobil balap baru saat diciptakan

Mengutip dari Wikipedia, perjalanan Yamaha OX99-11 V12 dimulai dari ketatnya persaingan antar perusahaan pemasok mesin Formula 1 pada 1989 dimana salah satunya adalah Yamaha.

>>> Temukan mobil pilihan dengan harga terbaik di sini

Dengan pengalaman yang didapat, Yamaha kepikiran membuat mobil tanpa harga berdasarkan teknologi Formula Satu yang sebenarnya. Tahun 1991 Yamaha sukses menciptakan mesin baru OX99, lalu mendekati salah satu perusahaan Jerman untuk membuat rancangan awal mobil yang dikehendaki. Sayang, hasil desainnya tidak sesuai ekspektasi karena terlalu mirip dengan mobil sport pada waktu itu, Yamaha pun menghubungi IAD agar proyek tersebut bisa berlanjut.

Pada awal tahun 1992, tepat di bawah 12 bulan setelah mulai mengerjakan proyek, IAD datang dengan versi awal mobil. Desain mobil dilakukan oleh Takuya Yura, dan awalnya dikandung sebagai tempat duduk tunggal. Namun Yamaha meminta kendaraan dua tempat duduk, dan pengaturan tempat duduk tandem disarankan, yang sesuai dengan keahlian motor Yamaha. Dengan keinginan semacam ini hasil yang didapat sedikit keterlaluan. Atapnya lebih mirip dengan kokpit pesawat tempur, atau jika disandingkan dengan mobil balap yang lain Yamaha OX99-11 mirip dengan mobil balap Grup C, Mazda 717C.

Meski agak aneh, namun untuk urusan dapur pacu jangan tanya lagi. Yamaha membekali mobil ini dengan mesin V12 berkapasitas 4.500 cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 400 Hp pada putaran mesin 10.000 rpm dengan kecepatan maksimal mencapai 322 km per jam.

>>> Terungkap, Mazda 3 2019 Hadir di GIIAS

Foto menunjukkan Yamaha OX99-11 dengan kokpit terbuka

Yamaha OX99-11 V12 desain pintu lebih mirip pesawat tempur

Keterbatasan budget membuat proyek Yamaha harus berpisah dengan IAD di saat keduanya baru mampu menyelesaikan 3 unit mobil prototype. Proyek akhirnya ditunda hingga 1994, sebelum akhirnya dibatalkan. Dari semua 3 supercar Yamaha OX99-11 yang dibuat, satu berwarna biru, satunya lagi berwarna merah dan yang ketiga berwarna kuning. Ketiganya kini jadi rebutan para kolektor dengan harga lelang mencapai USD 1,3 juta atau setara Rp 18,8 miliar.

>>> Klik di sini untuk mengupdate berita mobil terbaru!

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Tips Beli Mobil Bekas Suzuki Swift GS 2016: Mobil Sporty Generasi Masa Kini

22/05/2019

Jual beli

6 menit

Bagi Anda yang ingin membeli mobil bekas dengan harga menarik dan tampilan yang menyenangkan, Suzuki Swift bisa menjadi pilihan Anda. Karena itu, Cintamobil.com memberikan tips untuk memilih mobil bekas Suzuki Swift GS 2016 untuk generasi muda masa kini.

Lihat juga

Mitsubishi Tak Lagi Produksi Mobil Sport, Mengapa?

14/03/2019

Pasar mobil

Tak lagi memproduksi mobil sport, Mitsubishi ternyata memiliki alasan tersendiri mengapa memutuskan untuk tidak memproduksi lagi line-up ikoniknya.

Lihat juga

Mengapa Ground Clearance Mobil Sport Rendah?

20/01/2019

Pengemudian

Pernahkah Anda bertanya, “Mengapa Ground Clearance Mobil Sport Rendah?” Jika dibandingkan dengan mobil keluarga maupun Sport Utility Vehicle (SUV) tentu saja sangat terlihat perbedaannya. Apa jawaban di balik pertanyaan tersebut?

Lihat juga

Rencana Membeli Mobil Sport? Jangan Sembarang Pilih, Ini Tips-nya

15/01/2019

Jual beli

Bagi Anda yang berencana membeli mobil Sport dalam waktu dekat, kami ucapkan selamat. Bukannya mengapa, karena setelah membeli Sport Car, Anda akan merasakan bagaimana teknologi otomotif di puncak tertinggi. Performa mesin mengesankan dipadu Handling presisi akan menjadi sajian utama pada mobil Sport. Sebelum itu, ada baiknya Anda mengetahui tips membeli dan memilih mobil Sport.

Lihat juga

Mobil Sport Suka Bakar Duit? Ini 5 Mobil Sport dengan Depresiasi Terbesar

21/10/2018

Jual beli

Tidak hanya mobil penumpang biasa, namun mobil sport juga tak rentan diterpa depresiasi. Bahkan, dengan harga semakin mahal, 5 mobil sport dengan depresiasi terbesar ini bahkan mengurangi lebih dari setengah harga awalnya.

Lihat juga
 
back to top