Nyaris Tembus Lima Besar, Duo T2 Motorsport Pulang Dari Korea Dengan Kekecewaan

07/08/2019

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Nyaris Tembus Lima Besar, Duo T2 Motorsport Pulang Dari Korea Dengan Kekecewaan
Rio Haryanto dan David Tjipto kurang puas dengan pencapaiannya setelah mengakhiri round ke-5 Blancpain GT World Challenge Asia di Korea International Circuit dengan finis keenam di Race 2.

Ajang Blancpain GT World Challenge Asia yang diselenggarakan di Yeongam, Korea Selatan pada akhir pekan ini pun telah berakhir. Kekurangan waktu untuk set-up mobil usai kecelakaan di putran sebelumnya, duet T2 Motorsport, David Tjiptobiantoro dan Rio Haryanto gagal tampil maksimal pulang ke tanah air dengan hasil terbaik finis keenam di race ke-2.

>>> Simak jadwal lengkap T2 Motorsport untuk musim 2019-2020 ini

Start dari posisi ke-18 overall dan merangsek naik hingga posisi keenam di kelas GT3 Pro-AM, Rio Haryanto tidak puas dengan hasil yang didapat timnya. “Hasil hari ini kurang memuaskan karena tidak dapat memperoleh posisi seperti yang kami inginkan,” ujarnya.

Ferrari 488 GT3 T2 Motorsport beraksi di Blancpain GT World Challenge Asia Yeongham

Gagal finis pada Race 1, T2 Motorsport hampir saja masuk lima besar Race 2

“Performa mobil sudah cukup maksimal hari ini, namun kendala terbesar kami adalah kekurangan track time di sesi latihan karena masalah teknis, alhasil kami tak dapat belajar banyak seputar set-up mobil.”

>>> Temukan mobil impian Anda di sini

Terbatasnya pengetahuan trek dan waktu berlatih menjadi alasan utama kurang maksimalnya performa T2 Motorsport di Korea International Circuit, seperti yang dibeberkan David Tjiptobiantoro.

“Seharusnya kami dapat memperoleh posisi 5 besar, namun waktu practice yang hanya 15 menit membuat kami cukup kewalahan dalam menguasai trek. Kami berdua belum memiliki pengalaman sama sekali di trek ini”.

Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro, T2 Motorsport, sedang membubuhkan tanda tangannya untuk fans

Musim Blancpain GT World Challenge Asia tinggal menyisakan satu putaran di Shanghai

“Kami sangat menyayangkan kendala teknis yang kami hadapi. Bukan hanya kehilangan kesempatan satu kali, melainkan kami kehilangan kesempatan sebanyak empat kali. Mulai dari free practice pertama, free practice kedua, babak kualifikasi kedua hingga Race 1, Pada kesempatan tersebut kami DNF (Did Not Finish).” tambah Team Principal T2 Motorsport, Irawan Poedjoadi.

>>> Simak berita terlengkap motorsport di sini

“Hal tersebut sangat disayangkan karena kami tentu akan memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk meraih poin pada race akhir pekan ini jika tidak menghadapi kendala-kendala teknis. Akhir pekan ini bukanlah akhir pekan yang beruntung bagi kami,” tutupnya.

Kiprah T2 Motorsport selanjutnya akan berlangsung di Sirkuit Shanghai 27-28 September yang juga menjadi penutup kejuaraan Blancpain GT World Challenge Asia 2019.

>>> Berita otomotif terlengkap ada di Cintamobil.com

Share this post:
Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.

Berita lain

Jadwal Balap T2 Motorsports Musim 2019

04/04/2019

Pasar mobil

Demi menggapai asa berlaga di Le Mans 24 jam 2020, tahun ini T2 mengikuti dua ajang balap sekaligus, Blancpain GT World Challenge Asia 2019 dan Asian Le Mans Series 2019/2020. Simak artikel ini untuk mengetahui jadwal balap T2 Motorsports.

Lihat juga

Mengintip Persiapan T2 Motorsports Jelang Blancpain GT World Challenge Asia 2019

04/04/2019

Pasar mobil

Memasang target penampilan Le Mans 24 Jam 2020, T2 Motorsports memulai petualangannya musim ini di Sirkuit Sepang, Malaysia, untuk mengikuti putaran pertama Blancpain GT World Challenge Asia 2019, akhir pekan ini.

Lihat juga

T2 Motorsports Cetak Podium Perdana di Buriram

13/05/2019

Pasar mobil

4 menit

Duet T2 Motorsports, David Tjiptobiantoro dan Rio Haryanto, mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional setelah naik podium pada Race 3 Blancpain GT World Challenge Asia di Buriram.

Lihat juga

Review Ferrari 488 GTE EVO 2018: Grand Tourer Penakluk Le Mans

12/07/2019

Editor rate:

Merupakan generasi kedua Ferrari 488 GTE yang memulai debutnya 2016 lalu, Ferrari 488 GTE EVO 2018 akhirnya mampu memberikan kemenangan Le Mans 24 jam pertama bagi Ferrari dalam lima tahun terakhir.

Lihat juga

Bulan Depan, Ferrari Pamerkan Crossover Purosangue?

05/08/2019

Pasar mobil

5 menit

Ferrari mengumumkan rencananya untuk memamerkan dua model terbarunya bulan depan, apakah itu termasuk crossover Ferrari Purosangue yang digembar-gemborkan sejak tahun lalu?

Lihat juga

Pengadilan Italia Putuskan Ferrari 250 GTO Sebagai Karya Seni

03/07/2019

Pasar mobil

5 menit

Apa yang membuat sebuah mobil dapat dianggap sebagai sebuah karya seni? Mungkin Anda bisa melihat Ferrari 250 GTO, yang baru-baru ini diakui oleh pengadilan Italia sebagai sebuah karya seni, membuatnya tak bisa diproduksi atau direplika pihak lain.

Lihat juga
 
back to top