NMAA dan Kemenperin RI Berdiskusi Tentang Standarisasi Kompetensi Modifikasi Nasional

10/12/2019

Pasar mobil

3 menit

NMAA dan Kemenperin RI Berdiskusi Tentang Standarisasi Kompetensi Modifikasi Nasional
NMAA dan Kemenperin RI berdiskusi untuk menetapkan standarisasi kompetensi modifikasi nasional dalam Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Sesuai dengan visi National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) untuk memajukan industri modifikasi dan aftermarket Tanah Air, saat ini tengah berlangsung forum diskusi untuk merumuskan standarisasi Kompetensi modifikasi nasional. Forum diskusi ini difasilitasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia dan dihadiri oleh perwakilan dari NMAA. Kegiatan ini sejalan dengan program Pemerintah untuk memajukan dan mengedepankan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan inovatif dalam menyongsong era industri 4.0 dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

>>> NMAA Dukung Ajang Sunsets Weekend Autofest 2019 di Pontianak

Foto diskusi tentang standar modifikasi nasional oleh NMAA dan Kemenperin RI

Diskusi antara NMAA dan Kemenperin RI bertujuan untuk membuat standar baru modifikasi Tanah Air 

“Industri modifikasi merupakan industri padat karya yang mengedepankan keahlian SDM yang terlibat di dalamnya. Dan Indonesia memiliki ahli-ahli modifikasi terbaik yang bisa menghasilkan produk-produk berkualitas yang diakui dunia,” sebut Andre Mulyadi, founder NMAA. Karena itu industri modifikasi diprediksi menjadi salah satu bisnis bidang otomotif yang memiliki kesempatan berkembang menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan. Maka Pemerintah melihat pentingnya sebuah standarisasi kompetensi modifikasi naisonal lewat modifikator agar terjadi pemerataan pengetahuan, skill dan manajemen yang baik.

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini

Penyusunan standarisasi kompetensi modifikasi nasional disebut sebagai Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) bidang modifikasi ini melibatkan para pelaku modifikasi Tanah Air yang tergabung dalam NMAA dan telah berpengalaman puluhan tahun dalam bidangnya. Di antaranya adalah Tomi Airbrush, Permaisuri Ban, Vertue Concept, Yoong Motor, dan beberapa modifikator lainya dari berbagai daerah yang sudah berlangsung sejak November lalu.

Foto diskusi antara NMAA, Kemenperin RI dan modifikator Indonesia

Diskusi antara NMAA dan Kemenperin RI ini juga dihadiri dengan perwakilan modifikator ternama Indonesia

Menurut Pemerintah, industri modifikasi nasional berpeluang besar untuk terus berkembang. “Industri modifikasi nasional merupakan bagian potensi yang kami pandang perlu terus dikembangkan, didorong, dan terus didukung, sehingga melalui RSKKNI yang sedang disusun dapat menghasilkan tenaga kerja terampil dan siap masuk ke dalam industri modifikasi,” sambut Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin RI.

Penyusunan RSKKNI bidang modifikasi juga dibantu beberapa orang praktisi industri otomotif, akademik, lembaga sertifikasi, serta pihak lain yang terkait. Saat ini RSKKNI masih dalam tahap perumusan, yang nantinya akan diverifikasi secara internal, pra konvensi, dan dilanjutkan dengan verifikasi eksternal, konvensi nasional, serta penetapan. Jadi tak lama lagi modifikasi memiliki satu standarisasi SDM yang diakui pemerintah. Viva dunia modifikasi Indonesia!

>>> Simak juga kumpulan artikel berita otomotif di sini

 
back to top