Nissan Mempertimbangkan untuk Mengakhiri Produksi Qashqai dan Juke di Inggris, Ada Apa?

04/10/2019

Pasar mobil

3 menit

Nissan Mempertimbangkan untuk Mengakhiri Produksi Qashqai dan Juke di Inggris, Ada Apa?
Keluarnya rencana Britania Raya dari keanggotaan Uni Eropa, dikenal dengan istilah Brexit. Selain politik, Brexit juga berpengaruh terhadap ekonomi.

Nissan dilaporkan akan mempertimbangkan untuk memindahkan produksi SUV perusahaan  di luar Inggris jika negara itu meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan perdagangan. Untuk diketahui Uni Eropa (UE) merupakan kemitraan ekonomi dan politik dengan anggota 28 negara di kawasan benua Eropa.

>>> Review Nissan Patrol 2019: SUV Sangar Semua Medan Dibuat Mewah

Nissan Juke 2019 Abu-abu

Pembuatan SUV kompak Qashqai nantinya dapat dipindahkan ke Spanyol​​​​​​​

Pembuatan SUV kompak Qashqai nantinya dapat dipindahkan ke Spanyol, sementara Juke subkompak dapat pindah ke pabrik lain di luar negeri. Jika jadi pindah, kepergian itu akan menjadi pukulan besar bagi manufaktur Inggris karena pabrik andalan Nissan di Sunderland, timur laut Inggris, adalah yang terbesar di Inggris.

Sebelumnya, awal tahun ini Nissan juga telah membatalkan rencana untuk membangun X-Trail SUV baru di Sunderland, dengan mengatakan ketidakpastian seputar hubungan masa depan Inggris dengan UE setelah Brexit mempersulit perencanaan untuk masa depan.

>>> Selalu update kabar seputar pasar mobil di sini

Nissan Qashqai 2019 Biru

Awal tahun ini Nissan juga telah membatalkan rencana untuk membangun X-Trail SUV baru di Sunderland

"Hari ini kami berada di antara perusahaan-perusahaan dengan investasi besar di Inggris yang masih menunggu kejelasan tentang seperti apa hubungan perdagangan di masa depan antara Inggris dan Uni Eropa." kata perusahaan asal Jepang itu.

"Kami mendesak negosiator Inggris dan UE untuk bekerja secara kolaboratif menuju Brexit yang tertata seimbang yang akan terus mendorong perdagangan yang saling menguntungkan." tandas Nissan.

>>> Berita otomotif terbaru ada di Cintamobil.com

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top